FENOMENA FOOD DELIVERY DI JAKARTA: HUBUNGAN KONSUMSI GULA, GARAM, LEMAK DAN AKTIVITAS FISIK TERHADAP STATUS GIZI MAHASISWA

https://doi.org/10.36441/jtepakes.v8i1.3694

Penulis

  • Syafiqa Suhaila Program Studi Gizi, Universitas Sahid
  • Almira Nuraelah Program Studi Gizi, Universitas Sahid

Kata Kunci:

Garam, Gula, Lemak, Pemesanan Daring, Status Gizi

Abstrak

Masyarakat yang hidup era semakin maju cenderung menginginkan makanan dan minuman secara praktis, mudah didapat dan cepat penyajiannya. Masyarakat cenderung memilih mengonsumsi makanan cepat saji atau fastfood yang memiliki kandungan gizi yang tidak seimbang yaitu mengandung gula, garam, dan lemak yang tinggi serta rendah serat. Tujuannya Menganalisis hubungan konsumsi pangan sumber gula, garam, dan lemak melalui pemesanan pangan daring dan aktivitas fisik terhadap status gizi mahasiswa. Desain penelitian yang digunakan adalah cross-sectional. Populasi penelitian adalah Mahasiswa S1 Universitas Sahid yang memenuhi kriteria inklusi, dan sampel pada penelitian ini sebanyak 108 responden menggunakan teknik purposive sampling. Hasil uji korelasi spearman menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara aktivitas fisik dengan status gizi mahasiswa (p=0.049;r=0,190). Tidak terdapat hubungan antara frekuensi pemesanan pangan daring dengan status gizi (p=0.114), frekuensi konsumsi pangan sumber gula secara offline dengan status gizi (p=0.620), frekuensi konsumsi pangan sumber gula secara online dengan status gizi (p=0.377), frekuensi konsumsi pangan sumber garam secara offline dengan status gizi (p=0.877), frekuensi konsumsi pangan sumber garam secara online dengan status gizi (p=0.236), frekuensi konsumsi pangan sumber lemak secara offline dengan status gizi (p=0.262), dan frekuensi konsumsi pangan sumber lemak secara online dengan status gizi (p=0.095). Terdapat hubungan antara aktivitas fisik dengan status gizi mahasiswa, dan tidak terdapat hubungan antara frekuensi pemesanan pangan daring, frekuensi konsumsi pangan sumber gula, garam, dan lemak dengan status gizi.

Biografi Penulis

Almira Nuraelah, Program Studi Gizi, Universitas Sahid

Dosen Prodi GiziUniversitas Sahid

Referensi

Bonita IA, Fitransti DY. 2016. Konsumsi Fast Food dan Aktivitas Fisik Sebagai Faktir Risiko Kejadian Overweight Pada Remaja Stunting SMP. J Nutr College, 6(1), Hal 52-60.

Candraningtyas P. 2017. Statistik Penyediaan Makanan dan Minuman. BPS RI/BPS-Stastistics Indonesia. Tersededia di: https://www.bps.go.id (diakses pada tanggal 8 juni 2026)

Florence AG. 2017. Hubungan Pengetahuan Gizi dan Pola Konsumsi dengan Status gizi Pada Mahasiswa TPB Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung. Universitas Pansudan.

Handayani AD, Khomsan A.2023. Hubungan Intesintas Penggunaan Aplikasi Pesan Antar Makanan Secara Online dan Status Gizi Mahasiswa. Jurnal Gizi Dietetik, 2(1), 1-8

Harahap LAP, Aritonang E, Lubis Z. 2020. The Relationship between Type and Frequency of Online Food Ordering With Obesity in Students of Medan Area University. Britain International of Exact Sciences Journal, 2(1), Hal 29-34.

Hidayat T. 2020. Analisis Presepsi Konsumen Terhadap Pembelian Makanan Secara Online Saat Pandemi Covid-19. Skripsi, Program Studi Teknik Industri, Universitas Sumatera Utara.

Hulukati W dan Djibran MR. 2018. Analisis Tugas Perkembangan Mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo. Jurnal Bikotetik, 2(1), Hal 73-114

Indraswari A, dan Kusuma H. 2018. Analisa Pemanfaatan Aplikasi Goo-food bagi pendapatan memiliki usaha rumah makan di kelurahan Sawojajar Kota Malang. Jurnal Ilmu Ekonomu, 2(1), Hal 63-73.

Kemenkes RI. 2014. Pedoman Gizi seimbang. Direktoorat Jenderal Bina Gizi dan Kesehatan Ibu dan Anak: Jakarta.

Kemenkes RI. 2018. Riset Kesehatan Dasar. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian RI: Jakarta

Kim BY, Choi DH, Jung CH, Kang SK. 2017. Obesity and Physical activity. J Obes Metab Syndr, 26(1), Hal 15-22.

Lameshow S. Hosmer Jr, DW Kklar and Lwanga SK.1990. Adequacy of Sample Size In Health Studies. New York:World Health Organization

Layalia N dan Stefani M. 2023. Hubungan Penggunaan Aplikasi Pesan Antar Makanan terhadap Risiko Obesitas pada Mahasiswa di Daerah Jabodetabek, 7(2), 155-163

Maretha FY, Margawati A, Wijayanti HS, Dieny FF. 2020. Hubungan Penggunaan Aplikasi Pesan Antar Makanan Online dengan Frekuensi Makan dan Kualitas Diet Mahasiswa. J Nutr Coll, 9(3), Hal 160-168.

Nasrullah S, dan Khan MS. 2020. The Impact of Time Management on The Students academic achievements. J Lit Lang Linguist, 11(1), Hal 66-72.

Nurlita N, Mardiyati NL. 2017. Hubungan Frekuensi Konsumsi Makanan Cepat Saji (Fast Food) Dengan Tempat Tinggal Pada Mahasiswa FIK dan FT Universitas Muhammadiyah Surakarta.Seminar Nasional Gizi. Program Studi Gizi UMS.

Rachmawati SE, dan Riyadi H. 2025 Penggunaan Aplikasi Pemesanan Makanan Online dengan Kebiasaan Konsumsi Pangan Sumber Gula, Garam dan Lemak pada Mahasiswa IPB University. J Gizi Dietetik, 4(1), hal 45-51.

Rippe JM, Angelopoulus TJ. 2016. Added Sugars and Risk Factor for Obesity. Int J Obes, 2(1), 355-360.

Solikatun. Kartono, DT. and Demartoto, Argyo., 2015. Perilaku Konsumsi Kopi sebagai Budaya Masyarakat Konsumsi: Studi Fenomena pada Peminum Kopi di Kedai Kopi Kota Semarang. Jurnal Analisa Sosiologi, 4, Hal.60-74.

Statista. 2023. Online Food Delivery: Indonesia (online) (diupdate Mei 2023) Tersedia di: https://www.statista.com/outlook/374/120/online-food-delivery/indonesia (diakses pada tanggal 8 juni 2026)

Winneke O. 2013. Fried Chicken Krenyes Gurih dari Amerika. US.

Diterbitkan

2026-05-11