EFEKTIVITAS METODE EKSTRAKSI DNA YANG DIISOLASI DARI SAMPEL SUSU KAMBING SEGAR TERHADAP MUTU DNA YANG DIHASILKAN
Kata Kunci:
ekstraksi, genom DNA, mutu, PCI, susu kambingAbstrak
Bakteri patogen merupakan temuan yang paling sering terdeteksi dan menyumbang jumlah kasus penyakit bawaan pangan yang tinggi. Sebagai proses kontrol dan evaluasi, sampel pangan seringkali dianalisis cemaran bahaya mikrobiologinya melalui metode analisis molekuler dengan cara mendeteksi DNA patogen dalam sampel. Efisiensi metode molekuler sangat dipengaruhi oleh kualitas DNA yang diujikan. Keberhasilan proses ekstraksi DNA pada sampel pangan sangat bervariasi dan keberhasilannya dipengaruhi oleh karakteristik matriks pangan yang menjadi sampel identifikasi. Salah satu metode yang seringkali diujikan adalah metode fenol klorofom isoamil alkohol atau dikenal dengan metode PCI. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas metode esktraksi DNA genom dengan PCI yang diterapkan pada sampel susu kambing segar. Evaluasi proses ekstraksi DNA dilakukan pada 6 sampel susu kambing dengan 3 kali pengulangan proses pengujian mutu sehingga dihasilkan 18 data hasil kemurnian dan konsentrasi DNA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai konsentrasi DNA genom yang dihasilkan berkisar antara 105,8 - 250,6 ng/ml serta nilai kemurnian DNA yang dibaca pada rasio A260/A280 berkisar antara 1,97 – 2,04 dan pada rasio A260/A230 berkisar antara 1,34 – 1,64. Nilai tersebut cukup baik karena pembacaan A260/280 yang dihasilkan dari proses ekstraksi DNA telah memenuhi kriteria standar yaitu pada kisaran 1,8 – 2.0, namun pengujian pada pembacaan A260/A230 masih belum memenuhi kriteria standar yang seharusnya yaitu 2,0 – 2,2. Nilai parameter ini menunjukkan keberadaan kontaminan DNA yang dapat berupa residu fenol, guanidine, dan reagen lainnya yang digunakan dalam protokol ekstraksi. Selain itu, sampel seperti susu kambing diduga mengandung sejumlah matriks pangan lipid yang bisa menjadi salah satu sumber kontaminan dalam DNA.Referensi
Badan Standardisasi Nasional (2024) Foodstuffs — Methods of analysis for the detection of genetically modified organisms and derived products — Nucleic acid extraction. Jakarta: Badan Standardisasi Nasional.
Bastam, M. M., Jalili, M., Pakzad, I., Maleki, A., & Ghafourian, S. (2021). Pathogenic bacteria in cheese, raw and pasteurised milk. Veterinary Medicine and Science, 7, 2445–2449. https://doi.org/10.1002/vms3.604.
Emamjomeh, M., Hashim, A.M., Mutalib, N.A.A., Mokhtar, N.F.K., Mustapha. N.A., Maeda. T., Nordin, S.A. (2023). Profiling bacterial communities and foodborne pathogens on food-assosiated surface following contact with raw beef, chicken and pork using 16S amplicon metagenomics. Food Control. 149. https://doi.org/10.1016/j.foodcont.2023.109698.
Kim, D., Hong, S., Kimm Y,T., Ryu, S., Kim, H.B., Lee, J.H. (2018). Metagenomic approach to identifying foodborne pathogens on Chinese cabbage. Journal of Microbiololy and Biotechnology. 28 (2): 227-235. https://doi.org/10.4014/jmb.1710.10021.
Komalasari, E., Jameelah, M., Imam, S. (2022). Penerapan Prosedur Sanitasi dan higiene rumah potong hewan ruminansia di Jakarta. Jurnal Teknologi Pangan dan Kesehatan. 4(2): 100-104.
Komalasari, E., Rahayu, W.P., Nurjanah, S. (2020). Evaluation of multiplex SYBR green real-time PCR assay for detection of pathogenic Eschericia coli. International Journal of Engineering and Technololgy. 9(2): 448-453.
Neidhöfer, C., Bagniceva, M.,Wetzig, N., Sieber, M.A., Thiele, R., Parˇcina, M. (2023). Pragmatic Considerations When Extracting DNA for Metagenomics Analyses of Clinical Samples. International Journal of Molecular Sciences. 24. 11262. https://doi.org/10.3390/ ijms241411262.
Lucena-Aguilar, G., Sánchez-López, A. M., Barberán-Aceituno, C., Carrillo-Ávila, J. A., López-Guerrero, J. A., & Aguilar-Quesada, R. (2016). DNA source selection for downstream applications based on DNA quality indicators analysis. Biopreservation and Biobanking, 14(4), 264–270. https://doi.org/10.1089/bio.2015.0074
Nopiosi, A.A., Ferasyi, T.R. and Abrar, M., (2022). Pemeriksaan Jumlah Cemaran Staphylococcus aureus pada Susu Kambing Peranakan Etawa (PE) di Peternakan Adoe A Aceh Besar. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Veteriner (JIMVET), 6(3), pp.89-95.
Novira, D.P., Rahayu, W.P., Nuraida, L., Nurjanah, S., Komalasari, E. (2020). Prevalence and quantity of pathogenic Eschericia coli in ice-based beverage in Bogor, Indonesia. Malaysian Journal of Microbiology. 16(3): 159-166.
Nurjanah, S., Rahayu, W.P., Al Mutaqin, L. (2018). Detection method for Salmonella Typimurium and Salmonella Enteritidis using real-time polymerase chain reaction. International Journal of Engineering and Technololgy. 7(4): 302-306.
Piskata, Z., Servusova, E., Babak, V., Nesvadbova, M., Borilova, G. (2019). The quality of DNA isolated from processed food and feed via different extraction procedures. Molecules. 24, 1188. DOI:10.3390/molecules24061188.
Pradini, S.P., Fauziah, N., Widyastuti, R., Syamsunarno, M.R.A.A. (2021) Kualitas Mikrobiologi Susu kambing segar dari sebuah peternakan kambing perah skala kecil di Desa Cimalaka, Sumedang. Jurnal Aplikasi Ipteks untuk Masyarakat. 10 (2): 110-114
Viljoen, C.D., Booysen, C., Tantuan, S.S. (2022). The suitability of using spectrophotometry to determine the concentration and purity of DNA extracted from processed food matrices. Journal of Food Composition and Analysis, volume 112, 2022, 104689. https://doi.org/10.1016/j.jfca.2022.104689.
Zhang, H.N., Hou, P.B., Chen, Y.Z., Ma, Y., Li, X.P., Lv, H., Wang, M., Tan, H.L., Bi, Z.W. (2016). Prevalence of foodborne pathogens in cooked meat and seafood from 2010 to 2013 in Shandong Province, China. Iran Journal of Public Health. 2016; 45 (12): 1577-1585.
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
- Hak publikasi atas semua materi informasi yang tercantum dalam situs jurnal ini dipegang oleh dewan redaksi/editor dengan sepengetahuan penulis. Pengelola Jurnal akan menjunjung tinggi hak moral penulis.
- Aspek legal formal terhadap akses setiap informasi dan artikel yang tercantum dalam situs jurnal ini mengacu pada ketentuan lisensi Creative Commons Atribusi-NonCommercial-No Derivative (CC BY-NC-ND), yang berarti bahwa hanya dengan izin penulis, informasi dan artikel Jurnal Dharmakarya dapat didistribusikan ke pihak lain dengan tanpa merubah bentuk aslinya untuk tujuan non-komersial.
- Setiap terbitan Jurnal Teknologi Pangan dan Kesehatan, baik cetak maupun elektronik, bersifat open access untuk tujuan pendidikan, penelitian, dan perpustakaan. Di luar tujuan tersebut, penerbit atau pengelola jurnal tidak bertanggung jawab atas terjadinya pelanggaran hak cipta yang dilakukan oleh pembaca atau pengakses.






