ANALISIS POTENSI WISATA BAHARI DI PULAU HARAPAN KEC. PULAU SERIBU
Keywords:
Pulau, Harapan, Potensi, Wisata, Kepulauan, SeribuAbstract
Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui potensi wisata bahari yang ada di Pulau Harapan, Kec. Pulau Seribu di Pulau Harapan, Kec. Pulau Seribu. Data diperoleh dengan menyebarkan kuesioner mengenai potensi wisata, di Pulau Harapan, Kec. Pulau Seribu. Adapun teknik sampel yang digunakan yaitu purposive sampling sebanyak 52 responden. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi eksploratif dan pendekatan analisis deskriptif kualitatif. Penelitian deskriptif kualitatif pada umumnya dilakukan dengan tujuan utama, yaitu menggambarkan secara sistematis fakta dan karakteristik objek yang diteliti secara tepat dalam perkembangan akhir-akhir ini. Hasil penelitian, Pulau Harapan hanya memiliki potensi wisata bahari berupa penangkaran penyu sisik, namun di sekitarnya terdapat pantai-pantai yang bagus seperti Pulau Kotok, Pulau kelapa Dua, Pulau Bulat dan Pulau Bira. Semua pulau tersebut bisa diakses dengan mudah dari pulau Kelapa. Agar wisatawan bisa lebih lama lagi berada di sini maka disarankan pengadaan atraksi wisata air yang beragam.References
Alfonsius, J. (2013). Pengembangan potensi wisata bahari. Diakses 25 mei 2019 dalam (https//www.google.co.id)
Alma, B. (2007). Manajemen pemasaran dan pemasaran jasa. Bandung: alfabeta.
Dahuri, R. (2004). Pengelompokan Sumberdaya Wilayah Pesisir dan Lautan Secara Terpadu. Pradnya paramita. Jakarta.
Dinas Pariwisata dan Kebudayaan. (2019. Jumlah wisatawan, Objek wisata bahari dan gambar. www.disparbuddkijakarta.go.id. Diakses Tanggal 14 April 2019
Ismayanti. (2010. Pengantar Pariwisata. Jakarta: PT. GramediaWidiasarana Indonesia.
Josef, D. (2011). Strategi pengembangan potensi wisata bahari. Diakses 25 Mei 2019 dalam www.Josefdevigadijou.blogspot.co.id/2011/10/.
Kementerian ATR/BPN. (2019). Undang-undang otonomi daerah No 32/2004 www.bpn.go.id. Diakses Tanggal 29 Agustus 2019
Kementerian Dalam Negeri. (2019). Peraturan Presiden No 50 2011 RIPARNAS. www.kemendagri.go.id. Diakses Tanggal 29 Agustus 2019
Kementrian Pariwisata. (2015). Laporan akhir pemetaan kawasan pesisir di Indonesia yang memiliki potensi wisata bahari. Jakarta: Deputi Pengembangan Destinasi dan Industri Pariwisata.
Kementerian Pariwisata. (2019. Undang- Undang Kepariwisataan No 10/2009. www.kemenpar.go.id. Di akses Tanggal 29 Agustus 2019Kotler, P & Armstrong, G. (2012). Prinsip-Prinsip Pemasaran. Jakarta: Erlangga.
Suryadana, L., & Octavia, V. (2015). Pengantar pemasaran pariwisata. Bandung: alfabeta.
Samantha, G. (2013). Panjang Garis Pantai Indonesia Capai 99.000 kilometer. National Geographic Indonesia. Diakses tanggal 24 April 2016 dalam http://nationalgeograraphic.co.id/berita/2013/10/terbaru-panjang-garis-pantai-Indonesia-capai-99000-kilometer
Widayanto, A. (2016). Laporan pengembangan dan Pengelolaan Kawasan Wisata Bahari. Jakarta: Kasie Kementrian Kelautan dan Perikanan.
Published
Issue
Section
Copyright (c) 2021 Jurnal Industri Pariwisata

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional. that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).








