PENERAPAN KONSEP COMMUNITY BASED TOURISM DALAM PENGEMBANGAN DESA WISATA BURAI
Keywords:
Desa Wisata, Community Based Tourism, Pariwisata BerkelanjutanAbstract
Desa wisata merupakan salah satu bentuk pengembangan destinasi wisata yang dianggap mampu menarik masyarakat lokal untuk ikut berpartisipasi dalam mengembangkan dan menggali potensi wisata yang ada pada suatu desa. Selain itu pengembangan suatu desa wisata diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tentang penerapan konsep Community Based Tourism (CBT) untuk mencapai pengelolahan destinasi wisata secara berkelanjutan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekaan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara secara langsung dan menggunakan platform media online, observasi, dan dokumentasi. Identifikasi penerapan konsep Community Based Tourism (CBT) dengan tiga tahapan yakni  mereduksi data, menyajikan data dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan pengelolaan destinasi wisata di Desa Burai, Ogan Ilir berawal dari inisiatif masyarakat lokal yang disebut dengan local hero yang kemudian mengajak masyarakat lainnya untuk berpartisipasi dalam mengembangkan desa wisata dan menggali potensi wisata yang ada, membentuk lembaga atau kelompok masyarakat untuk mengelolah destinasi wisata, melakukan kegiatan konservasi lingkungan dan membuat beberapa usaha masyarakat lokal.References
Creswell, J. W. (2013). Research Design Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif, Dan Mixed. Pustaka Pelajar
Dewi, M. H. U. (2013). Pengembangan desa wisata berbasis partisipasi masyarakat lokal di Desa Wisata Jatiluwih Tabanan, Bali. Jurnal Kawistara, 3(2).
Ira, W. S., & Muhamad, M. (2020). Partisipasi Masyarakat pada Penerapan Pembangunan Pariwisata Berkelanjutan (Studi Kasus Desa Wisata Pujon Kidul, Kabupaten Malang). Jurnal Pariwisata Terapan, 3(2), 124-135.
Kemenparekraf. (2012). Pedoman Kelompok Sadar Wisata
Suansri, P. (2003). Community Based Tourism Hanbook. Thailand: Rest Project.
Sugiyono. (2009). Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R&D). Penerbit CV. Alfabeta
Sunaryo, B. (2013). Kebijakan Pembangunan Destinasi Pariwisata Konsep dan Aplikasinya di Indonesia. Yogyakarta: Gava Media.
Topowijono. (2018). Penerapan Konsep Community Based Tourism Dalam Pengelolaan Daya Tarik Wisata Berkelanjutan (Studi Pada Desa Wisata Bangun, Kecamatan Munjungan, Kabupaten Trenggalek). Jurnal Administrasi Bisnis (JAB), 58(2), 20-26
Wiseza, F.C. (2017)¬. Faktor-Faktor yang Mendukung Pengembangan Obyek Wisata Bukit Khalayang di Kota Sungai Penuh Provinsi Jambi. Jurnal Nur el-Islam, 4(1), 89-106.
Published
Issue
Section
Copyright (c) 2023 Jurnal Industri Pariwisata

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional. that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).








