STRATEGI PENGEMBANGAN DESTINASI WISATA KULINER DI KOTA TANGERANG DENGAN MATRIKS SWOT DAN ANALISIS QSPM (STUDI KASUS KAWASAN LAKSA TANGERANG)
Keywords:
Pengembangan Pariwisata, Wisata Kuliner, Analisis SWOT, Matriks IFAS & EFAS, QSPMAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi yang tepat dalam pengembangan wisata kuliner di kawasan laksa dalam peningkatan destinasi wisata di Tangerang. Metode penelitian ini adalah kombinasi, metode kualitatif digunakan untuk mendeskripsikan strategi yang tepat, sementara metode kuantitatif digunakan untuk menganalisis data IFAS dan EFAS yang berupa angka. Pengumpulan data dilakukan dengan cara melakukan observasi langsung, wawancara mendalam, penyebaran kuesioner kepada 112 responden dan dokumentasi. Sampel dalam penelitian ini adalah wisatawan yang sudah pernah berkunjung dan membeli laksa di Kawasan Kuliner Laksa Tangerang. Berdasarkan hasil analisis SWOT “Kawasan Laksa†berada pada kuadran 1 yang artinya positif dan cukup baik. Pada kuadran ini sangat diuntungkan dengan peluang (1,6456) dan kekuatan (1,51). Berdasarkan hasil tersebut strategi alternatif pengembangan ialah strategi agresif dengan memanfaatkan peluang untuk meningkatkan kekuatan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa strategi alternatif dan prioritas strategi dapat diterapkan pada pengembangan Kawasan Kuliner Laksa untuk dapat meningkatkan destinasi wisata yang lebih baik. Saran penulis untuk meningkatkan fasilitas dan kualitas SDM, melakukan inovasi, melibatkan food bloger ataupun food vlogger untuk promosi, dan menyelenggarakan event agar lebih dikenal luas.References
Abbas, E. W., & Jumriani, J. (2020). Culinary Identification in the Banua Anyar Culinary Tourism Area; a Contribution for Tourism in Banjarmasin City. The Innovation of Social Studies Journal, 2(1), 33–40.
Bufquin, D., Park, J.-Y., Back, R. M., Nutta, M. W. W., & Zhang, T. (2020). Effects of hotel website photographs and length of textual descriptions on viewers' emotions and behavioral intentions. International Journal of Hospitality Management, 87, 102378.
Darmawan, D. (2014). Metode Penelitian Kuantitatif. Cetakan Kedua. Bandung: PT. Remaja Posdakarya.
David, M. E., David, F. R., & David, F. R. (2009). The Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM) applied to a retail computer store. The Coastal Business Journal, 8(1), 42–52.
Gürel, E., & Tat, M. (2017). SWOT ANALYSIS: A THEORETICAL REVIEW Uluslararası Sosyal Araştırmalar Dergisi The Journal of International Social Research. Cilt.
Hernández-Mogollón, J. M., Di-Clemente, E., & Campón-Cerro, A. M. (2020). Culinary travel experiences, quality of life and loyalty. Spanish Journal of Marketing-ESIC.
Prastiti, R. A. (2012). Strategi Pengembangan Agribisnis Sapi Potong di Kabupaten Blora.
Setyorini, H., & Santoso, I. (2017). Analisis Strategi Pemasaran Menggunakan Matriks SWOT dan QSPM (Studi Kasus: Restoran WS Soekarno Hatta Malang). Industria: Jurnal Teknologi Dan Manajemen Agroindustri, 5(1), 46–53.
Smith, A. D. (1995). Gastronomy or geology? The role of nationalism in the reconstruction of nations. Nations and Nationalism, 1(1), 3–23.
Tomescu, A. M., & Botezat, E. A. (2014). Culinary tourism in Romania–Professional points of view. 22nd Biennial International Congress. Tourism & Hospitality Industry. Trends in Tourism and Hospitality Management. Opatija, Croatia, 677–688.
Untari, D. T. (2019). The development strategy of Betawi Eco-Culinary Tourism as a potential business in DKI Jakarta, Indonesia. African Journal of Hospitality, Tourism and Leisure, 8, 1–9.
WTO. (2012). Affiliate Members Global Report, Volume 4 - Global Report on Food Tourism.
Yeoman, I., & McMahon-Beatte, U. (2016). The future of food tourism. Journal of Tourism Futures.
Yoeti, O. A. (2016). Perencanaan dan Pengembangan Pariwisata. Balai Pustaka.
Zhang, X. (2012). Research on the development strategies of rural tourism in Suzhou based on SWOT analysis. Energy Procedia, 16, 1295–1299.
Published
Issue
Section
Copyright (c) 2022 Jurnal Industri Pariwisata

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional. that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).








