ANALISIS KUALITAS DAYA TARIK DESTINASI PARIWISATA PERKAMPUNGAN BUDAYA BETAWI SETU BABAKAN (di Kelurahan Srengseng Sawah Kecamatan Jagakarsa Jakarta Selatan)
Keywords:
Destinasi Pariwisata, Perkampungan Budaya Betawi, Setu BabakanAbstract
Kota Jakarta dengan penduduk asli suku Betawi perlu mendapat perhatian agar kebudayaan penduduk asli tidak tergerus dengan perkembangan era globalisasi. Perkampungan budaya Betawi Setu Babakan ditargetkan akan menjadi wisata modern pada 2020. Tujuan penelitian ini, yaitu : 1) Untuk mengetahui karakteristik wisatawan Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan, dan 2) Untuk mengetahui kualitas daya tarik destinasi pariwisata Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan. Penelitian dilakukan dengan menyebarkan kuesioner kepada 100 orang yang mengunjungi Perkampungan budaya Betawi Setu Babakan. Metode analisis dilakukan dengan analisis deskriptif diukur  menggunakan skala interval dari 1 sampai 4, yang selanjutnya dihitung rata-ratanya dan disajikan dalam tabel. Hasil penelitian diperoleh karakteristik wisatawan Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan Jakarta yaitu : paling banyak laki-laki 53 persen , paling banyak (72 persen) berusia kurang dari 35 tahun, paling banyak (46 persen) adalah pelajar/mahasiswa,. Kualitas daya tarik destinasi pariwisata Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan dengan skala penilaian 1 sampai 4, diperoleh nilai rata-rata = 3.31 (katagori baik).References
Basiya, R., & Rozak, H. A. (2012). Kualitas dayatarik wisata, kepuasan dan niat kunjungan kembali wisatawan mancanegara di Jawa Tengah. Jurnal Ilmiah Dinamika Kepariwisataan, 11(2).
Gusti, U. R. B. (2017). I, Pemasaran Pariwisata, Yogyakarta: CV. Andi Offset.
Kirom, N. R., Sudarmiatin, S., & Putra, I. W. J. A. (2016). Faktor-Faktor Penentu Daya Tarik Wisata Budaya Dan Pengaruhnya Terhadap Kepuasan Wisatawan. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan, 1(3), 536-546.
Mulyadi, A. D. (2015). Perencanaan Jalur Tur Wisata Kawasan Pusat Kota Tua Sebagai Salah Satu Paket Wisata di Kota Bandung (Doctoral dissertation, Universitas Pendidikan Indonesia).
Pemerintah Indonesia. (2007). Undang-undang No. 29 Tahun 2007 Yang Mengatur Tentang Pemerintahan Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta Sebagai Ibukota Negara Kesatuan Republik Indonesia. Lembaran RI Tahun 2007. Jakarta.
Pendit, N. S. (2010). Ilmu Pariwisata Pengantar Perdana. Jakarta: Pradnya Paramita.
Sulistiyanto. (2018). Metode Penelitian Bisnis. Yogyakarta: Andi Offset.
Sunaryo, B. (2013). Kebijakan pembangunan destinasi pariwisata: konsep dan aplikasinya di Indonesia. Gava Media.
Published
Issue
Section
Copyright (c) 2021 Jurnal Industri Pariwisata

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional. that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).








