WISATA BAHARI: STRATEGI PEMASARAN WISATA SELAM DI KABUPATEN KEPULAUAN SELAYAR
STRATEGI PEMASARAN WISATA SELAM DI KABUPATEN KEPULAUAN SELAYAR
Keywords:
Pemasaran; Pemasaran Pariwisata; Wisata Selam; Kepulauan Selayar.Abstract
Kabupaten KePulauan Selayar atau secara umum disebut Selayar menjadi salah satu pusat pengembangan pariwisata di Sulawesi Selatan yang mengandalkan aspek kemaritiman dan potensi di bidang bahari khususnya wisata selam. Kondisi Pulau Selayar saat ini masih belum dikenal scara luas sebagai destinasi wisata selam sedangkan kegiatan wisata selam telah berkontribusi penuh dalam peningkatan pendapatan daerah di sektor pariwisata Pulau Selayar. Penelitian ini bertujuan untuk merancang strategi pemasaran wisata selam guna meningkatkan kunjugan memperkenalkan Pulau Selayar sebagai salah satu destinasi wisata selam di indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan data awal dikumpulkan melalui kegiatan wawancara yang dilakukan secara snowball pada pemangku kepentingan wisata selam. Analisis data dilakukan menggunakan alat analisis SWOT. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi pemasaran wisata selam di Selayar dapat diimplementasikan dengan memodifikasi strategi sebelumnya melalui strategi terintegrasi berdasarkan penetrasi pasar, pengembangan pasar, dan pengembangan produk, yang direalisasikan melalui strategi alternatif pada kegiatan untuk meningkatkan kualitas spot selam, pemasaran terfokus, fasilitasi dan standarisasi kegiatan, perencanaan kebijakan, koordinasi, desain dan perencanaan program dikungan pemasaran, serta penguatan citra yang diperoleh dari analisis matriks SWOT.References
Abdussamad, Z. (2021). Metode Penelitian Kualitatif (P. Rapanna, Ed.; 1st ed.). Syakir Media Press.
Avatar. (2019, March 26). Arief Yahya Minta Investor Bangun Wisata Marina & Minta ada Seaplane di Selayar. Selayarnews.Com.
BPS-Kabupaten Kepulauan Selayar. (2024). Kabupaten Kepulauan Selayar Dalam Angka (Diar Hazkila, Ed.; Vol. 30). BPS-Kabupaten Kepulauan Selayar.
Dimmock, K. (2007). Scuba Diving, Snorkeling, and Free Diving. In Water-Based Tourism, Sport, Leisure, and Recreation Experiences (pp. 128–147). Elsevier. https://doi.org/10.1016/b978-0-7506-6181-2.50013-0
Disparbud Kab. Kep. Selayar. (2022, June 21). DISPARBUD Adakan Pelatihan Digitalisasi, Para Peserta Pahami Trik Branding dan Pemasaran di Media Sosial. Dinas Pariwisata Dan Kebudayaan Kab.Kep. Selayar.
Disparbud Kab. Kep. Selayar. (2023, January 16). Kunjungan Wisatawan ke Kabupaten Kepulauan Selayar tahun 2022 Meningkat Signifikan. Dinas Pariwisata Dan Kebudayaan Kab. Kep. Selayar.
Disparbud Kab. Kep. Selayar. (2024). Data Pendapatan Asli Daerah Selayar di Sektor Pariwisata.
GuoQiong Ivanka, H., Marion, K., IpKin Anthony, W., & Rob, L. (2023). Tourism destination research from 2000 to 2020: A systematic narrative review in conjunction with bibliographic mapping analysis. In Tourism Management (Vol. 95). Elsevier Ltd. https://doi.org/10.1016/j.tourman.2022.104686
Kemenparekraf. (2023, March 9). Statistik Kunjungan Wisatawan Mancanegara Bulan Januari 2023. Kementerian Pariwisata Dan Ekonomi Kreatif.
Ningsi, S. R. (2022, June 26). Tantangan Pengembangan Pariwisata Slayar. Dinas Pariwisata Dan Kebudayaan Kab. Kep. Selayar.
Rafiq, M., & Ahmed, P. K. (1995). Using the 7Ps as a generic marketing mix. Marketing Intelligence & Planning, 13(9), 4–15. https://doi.org/10.1108/02634509510097793
Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kepulauan Selayar Tahun 2021-2026 (2021).
Thommandru, A., Espinoza-Maguiña, M., Ramirez-Asis, E., Ray, S., Naved, M., & Guzman-Avalos, M. (2023). Role of tourism and hospitality business in economic development. Materials Today: Proceedings, 80, 2901–2904. https://doi.org/10.1016/j.matpr.2021.07.059
Published
Issue
Section
Copyright (c) 2026 G Jagat Raya R AN, Sri Rahayu Budiani, John Suprihanto

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional. that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).








