POTENSI WISATA GASTRONOMI HALAL DI WILAYAH PECINAN, PETAK 9, GLODOK JAKARTA
Abstract
Tujuan penelitian ini adalah untuk : (1) Mengidentifikasi restoran tempo dulu yang menjadi favorit dan diasumsikan halal; (2) Mengetahui perilaku halal dari sisi pemilik restoran, termasuk kesediaan mengikuti sertifikasi halal; dan (3) Mengetahui pendapat pakar mengenai perkembangan wisata halal khususnya pada wilayah pecinan. Metode yang digunakan adalah survey, sedangkan penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan data kualitatif. Wawancara dilakukan kepada pemilik restoran, sedangkan wawancara mendalam dilakukan kepada pakar wisata halal Kementrian Pariwisata RI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Restoran tempo dulu yang menjadi favorit dan diasumsikan halal sebanyak 6 buah; (2) 43,3% perilaku halal pemilik restoran rendah, tetapi 83,3% bersedia mendapat pendampingan sertifikasi halal; dan (3) Pakar menyatakan bahwa pentingnya informasi halal bersertifikasi MUI pada restoran di wilayah Pecinan Petak 9, Glodok, Jakarta.Kata kunci : Gastronomi, muslim, halal, restoran dan TionghoaPublished
2019-01-14
Issue
Section
Artikel
Copyright & Licensing

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional. that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).








