EKONOMI SIRKULAR: PAKAIAN DAUR ULANG SEBAGAI INOVASI EKONOMI HIJAU BERBASIS MASYARAKAT
Abstract
Masyarakat memiliki peran strategis dalam mendorong inovasi hijau melalui penerapan ekonomi sirkular berbasis daur ulang sampah plastik. Ekonomi sirkular menjadi kerangka penting dalam menjawab tantangan lingkungan akibat meningkatnya pola konsumtif masyarakat yang menghasilkan volume sampah, khususnya plastik yang sulit terurai. Kondisi ini menuntut solusi yang tidak hanya berorientasi pada pengurangan limbah, tetapi juga mampu menciptakan nilai ekonomi yang berkelanjutan. Melalui konsep ekonomi sirkular, sampah plastik dapat diolah kembali menjadi produk bernilai guna, seperti pakaian, sehingga berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan mengkaji kontribusi masyarakat dalam mengembangkan kreativitas berbasis daur ulang sebagai strategi inovasi hijau. Metode yang digunakan adalah pemberdayaan masyarakat partisipatif dengan pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA), yang menekankan keterlibatan aktif masyarakat pada seluruh tahapan kegiatan. Hasil kajian menunjukkan bahwa peran masyarakat sangat menentukan keberhasilan program, mulai dari pengumpulan sampah plastik, keterlibatan dalam proses produksi, hingga dukungan terhadap konsumsi produk berkelanjutan. Selain berdampak pada pengurangan pencemaran lingkungan, aktivitas daur ulang juga membuka peluang ekonomi baru melalui pengembangan ekonomi kreatif dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Dengan demikian, penerapan prinsip ekonomi sirkular melalui inovasi daur ulang terbukti memiliki dampak positif terhadap keberlanjutan lingkungan sekaligus penguatan aspek sosial dan ekonomi masyarakat.Published
2025-12-25
Issue
Section
Artikel
Copyright & Licensing
Copyright (c) 2025 Moh. Bustanul Farihin Maaliy, Istifadatun Najah, Nadya Nilna Yasmin, Ardyana Anggraini Setyabudi, Selma Maulidia Elsya Waly

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional. that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).








