Peran Komunikasi Terhadap Mental Health Generasi Muda
Kata Kunci:
Komunikasi, Kesehatan Mental, Gangguan Mental, Generasi MudaAbstrak
Komunikasi efektif adalah komunikasi yang cukup penting dalam mengubah tingkah laku, pola pikir, dan pendapat seseorang atau bisa dibilang dapat mendapatkan sebuah feed back. Peran komunikasi ini sangat penting bagi kehidupan, terutama yang memiliki gangguan kesehatan mental. Gangguan kesehatan mental merupakan penyakit yang merusak individu seseorang baik secara pikiran maupun fisik. Pada saat ini gangguan kesehatan mental banyak bersarang pada generasi muda. Beberapa gangguan mental yang biasanya menyerang generasi muda yaitu, depresi, gangguan mood yang cukup lama, OCD, anxiety, dan stress pasca trauma. Banyak faktor penyebab dari gangguan kesehatan mental, bisa dari lingkungan keluarga, lingkungan pertemanan yang tidak sehat dan sebagainya yang dapat membuat seseorang tidak nyaman dan terganggu privasinya. Tetapi, faktor utama dari gangguan kesehatan mental yaitu, kurangnya bersosialisasi atau berkomunikasi. Gangguan kesehatan mental, juga memiliki dampak yang sangat fatal bagi diri sendiri ataupun orang sekitarnya. Mereka akan rentan melakukan hal-hal berbahaya atau menyakiti diri sendiri, jika tidak diawasi. Maka dari itu, penulisan ini bertujuan untuk mengembangkan komunikasi yang berperan penting terhadap mental health, komunikasi efektif dapat dilakukan untuk mendorong generasi muda agar berani mengemukakan masalah atau keluhan yang dirasakan secara pribadi.Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Hak publikasi atas semua materi informasi yang tercantum dalam situs jurnal ini dipegang oleh dewan redaksi/editor dengan sepengetahuan penulis. Pengelola Jurnal akan menjunjung tinggi hak moral penulis.
Aspek legal formal terhadap akses setiap informasi dan artikel yang tercantum dalam situs jurnal ini mengacu pada ketentuan lisensi Creative Commons Atribusi-NonCommercial-No Derivative (CC BY-NC-ND), yang berarti bahwa hanya dengan izin penulis, informasi dan artikel Jurnal The Source dapat didistribusikan ke pihak lain dengan tanpa merubah bentuk aslinya untuk tujuan non-komersial.
Setiap terbitan Jurnal Source elektronik, bersifat open access untuk tujuan pendidikan, penelitian, dan perpustakaan. Di luar tujuan tersebut, penerbit atau pengelola jurnal tidak bertanggung jawab atas terjadinya pelanggaran hak cipta yang dilakukan oleh pembaca atau pengakses.






