PENGARUH KEGIATAN BOIKOT TERHADAP BRAND IMAGE UNILEVER DI TIKTOK
Abstrak
Di era digital, Brand image menjadi salah satu elemen penting dalam pembentukan persepsi konsumen. Brand image dipengaruhi oleh opini publik di media sosial. Fenomena pemboikotan secara digital mampu mempengaruhi persepsi konsumen terhadap merek tertentu. Penelitian ini dilatarbelakangi keinginan peneliti untuk menganalisis pengaruh kegiatan boikot terhadap brand image Unilever di platform TikTok. Variabel independen terdiri dari paparan konten boikot, partisipasi dalam boikot, dan sikap terhadap boikot, sementara variabel dependen adalah Brand image. Sampel penelitian terdiri dari 100 orang pengguna aktif TikTok yang telah terpapar konten boikot Unilever di TikTok. Teknik pengambilan sampel dengan Non-probability Sampling. Jenis penelitian yang digunakan berupa Kuantitatif dengan metode Eksplanatif. Teori komunikasi yang digunakan adalah Model S-O-R. Penggunaan Uji Regresi Linear Berganda dan Uji Korelasi Pearson Product Moment untuk menguji hubungan dan pengaruh antara variabel independen dan dependen secara statistik dilakukan pada penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan serta korelasi positif antara kegiatan boikot sebagai variabel independen terhadap Brand image Unilever sebagai variabel dependen. Temuan ini mengindikasikan aktivitas boikot di TikTok berdampak secara nyata terhadap persepsi dan citra merek di mata konsumen. Kata Kunci: Brand image, Unilever, Boikot, TikTok, SORDiterbitkan
Terbitan
Bagian
Hak publikasi atas semua materi informasi yang tercantum dalam situs jurnal ini dipegang oleh dewan redaksi/editor dengan sepengetahuan penulis. Pengelola Jurnal akan menjunjung tinggi hak moral penulis.
Aspek legal formal terhadap akses setiap informasi dan artikel yang tercantum dalam situs jurnal ini mengacu pada ketentuan lisensi Creative Commons Atribusi-NonCommercial-No Derivative (CC BY-NC-ND), yang berarti bahwa hanya dengan izin penulis, informasi dan artikel Jurnal The Source dapat didistribusikan ke pihak lain dengan tanpa merubah bentuk aslinya untuk tujuan non-komersial.
Setiap terbitan Jurnal Source elektronik, bersifat open access untuk tujuan pendidikan, penelitian, dan perpustakaan. Di luar tujuan tersebut, penerbit atau pengelola jurnal tidak bertanggung jawab atas terjadinya pelanggaran hak cipta yang dilakukan oleh pembaca atau pengakses.






