Komodifikasi Pedagang Kaki Lima Sebagai Kaum Marjinal Pada Media Sosial Tiktok
Abstrak
Penelitian ini menganalisis representasi Pedagang Kaki Lima (PKL) sebagai kaum marjinal di platform TikTok. Menggunakan metode analisis isi kualitatif terhadap enam konten populer, penelitian ini membedah proses encoding dan decoding pada unsur visual, narasi, dan audio. Hasil penelitian menemukan tiga pola representasi utama: emosional, inspiratif, dan hiburan. Representasi emosional menjadi yang paling dominan, di mana PKL dibingkai sebagai sosok rentan untuk memicu empati audiens. Temuan ini menunjukkan adanya komodifikasi kemiskinan dalam logika attention economy, di mana realitas sosial PKL disederhanakan dan dikemas secara selektif demi mengejar viralitas di media sosial.Diterbitkan
Versi
- 2026-06-30 (2)
- 2026-06-30 (1)
Terbitan
Bagian
Hak publikasi atas semua materi informasi yang tercantum dalam situs jurnal ini dipegang oleh dewan redaksi/editor dengan sepengetahuan penulis. Pengelola Jurnal akan menjunjung tinggi hak moral penulis.
Aspek legal formal terhadap akses setiap informasi dan artikel yang tercantum dalam situs jurnal ini mengacu pada ketentuan lisensi Creative Commons Atribusi-NonCommercial-No Derivative (CC BY-NC-ND), yang berarti bahwa hanya dengan izin penulis, informasi dan artikel Jurnal The Source dapat didistribusikan ke pihak lain dengan tanpa merubah bentuk aslinya untuk tujuan non-komersial.
Setiap terbitan Jurnal Source elektronik, bersifat open access untuk tujuan pendidikan, penelitian, dan perpustakaan. Di luar tujuan tersebut, penerbit atau pengelola jurnal tidak bertanggung jawab atas terjadinya pelanggaran hak cipta yang dilakukan oleh pembaca atau pengakses.






