BUDAYA FEAR OF MISSING OUT (FOMO) DALAM PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL PADA MAHASISWA UNIVERSITAS DIAN NUSANTARA
Abstrak
Perkembangan media sosial telah memengaruhi pola komunikasi dan gaya hidupmahasiswa, termasuk munculnya budaya Fear of Missing Out (FOMO). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis budaya FOMO pada mahasiswaUniversitas Dian Nusantara serta dampaknya terhadap kehidupan sosial dan akademik. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwaFOMO dipengaruhi oleh kebutuhan akan pengakuan sosial, tekanan lingkungandigital, dan intensitas penggunaan media sosial yang tinggi. Kondisi tersebutmendorong mahasiswa untuk terus terhubung dengan media sosial agar tidaktertinggal informasi maupun tren yang sedang berkembang. Dampak yang munculmeliputi menurunnya fokus belajar, gangguan pola tidur, kecemasan sosial, sertaketergantungan terhadap validasi digital. Penelitian ini menyimpulkan bahwaFOMO telah menjadi bagian dari budaya komunikasi digital mahasiswa sehinggadiperlukan literasi digital dan penggunaan media sosial secara bijak.Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Hak publikasi atas semua materi informasi yang tercantum dalam situs jurnal ini dipegang oleh dewan redaksi/editor dengan sepengetahuan penulis. Pengelola Jurnal akan menjunjung tinggi hak moral penulis.
Aspek legal formal terhadap akses setiap informasi dan artikel yang tercantum dalam situs jurnal ini mengacu pada ketentuan lisensi Creative Commons Atribusi-NonCommercial-No Derivative (CC BY-NC-ND), yang berarti bahwa hanya dengan izin penulis, informasi dan artikel Jurnal The Source dapat didistribusikan ke pihak lain dengan tanpa merubah bentuk aslinya untuk tujuan non-komersial.
Setiap terbitan Jurnal Source elektronik, bersifat open access untuk tujuan pendidikan, penelitian, dan perpustakaan. Di luar tujuan tersebut, penerbit atau pengelola jurnal tidak bertanggung jawab atas terjadinya pelanggaran hak cipta yang dilakukan oleh pembaca atau pengakses.






