PERAN PUBLIC RELATIONS DALAM MENGELOLA ISU KEKERASAN BERBASIS GENDER ONLINE (KBGO) DI RUANG PUBLIK DIGITAL
Abstrak
Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO) merupakan masalah yang semakin meningkat seiring perkembangan platform digital dan penggunaan internet. Dampaknya tidak hanya dirasakan korban secara psikologis, sosial, dan ekonomi, tetapi juga memengaruhi persepsi publik serta citra organisasi terkait. Penelitian ini bertujuan mengkaji peran Public Relations dalam menangani isu KBGO melalui pendekatan manajemen isu. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan studi pustaka dari buku, artikel ilmiah, dan dokumen terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Public Relations berperan strategis dalam mendeteksi, memantau, dan merespons isu KBGO secara etis dan berkelanjutan. Penerapan model komunikasi dua arah simetris dan model RACE (Research, Action, Communication, Evaluation) dinilai efektif untuk membangun dialog, meningkatkan kesadaran publik, dan menjaga kepercayaan pemangku kepentingan. Dengan demikian, Public Relations tidak hanya berperan menjaga citra organisasi, tetapi juga berkontribusi dalam menciptakan ruang digital yang aman, inklusif, dan berkeadilan gender.Diterbitkan
Versi
- 2026-06-10 (3)
- 2025-06-25 (2)
- 2025-06-28 (1)
Terbitan
Bagian
Hak publikasi atas semua materi informasi yang tercantum dalam situs jurnal ini dipegang oleh dewan redaksi/editor dengan sepengetahuan penulis. Pengelola Jurnal akan menjunjung tinggi hak moral penulis.
Aspek legal formal terhadap akses setiap informasi dan artikel yang tercantum dalam situs jurnal ini mengacu pada ketentuan lisensi Creative Commons Atribusi-NonCommercial-No Derivative (CC BY-NC-ND), yang berarti bahwa hanya dengan izin penulis, informasi dan artikel Jurnal The Source dapat didistribusikan ke pihak lain dengan tanpa merubah bentuk aslinya untuk tujuan non-komersial.
Setiap terbitan Jurnal Source elektronik, bersifat open access untuk tujuan pendidikan, penelitian, dan perpustakaan. Di luar tujuan tersebut, penerbit atau pengelola jurnal tidak bertanggung jawab atas terjadinya pelanggaran hak cipta yang dilakukan oleh pembaca atau pengakses.






