HUBUNGAN ANTARA MANAJEMEN EVENT "PEMBERIAN INSENTIF GOLDEN TICKET" DENGAN PENINGKATAN BRAND IMAGE WHITELAB
Kata Kunci:
Event, Manajemen event, Brand imageAbstrak
Event Pemberian Insentif Golden Ticket yang bertemakan One Memorable Day with Scientist Ganteng dengan minat pengunjung sebanyak 20.000 orang tetapi hanya 100 orang pemenang yang mendapatkan golden ticket. Permasalahan yang muncul pada event ini yakni acara hanya berlangsung selama 10 menit dan banyaknya berita-berita negatif yang membuat brand image Whitelab negatif dan pengunjung kecewa. Teori yang digunakan pada penelitian ini ialah teori informasi organisasi. Jenis penelitian yang digunakan ialah kuantitatif dengan metode penelitian korelasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara manajemen event “Pemberian Insentif Golden Ticket†dengan peningkatan brand image. Artinya dapat dikatakan bahwa Whitelab telah melakukan seluruh tahapan manajemen event yaitu tahap riset, tahap desain, tahap perencanaan, tahap koordinasi hingga tahap evaluasi. Sehingga, kekuatan, kesukaan, dan keunikan Whitelab membuat brand image meningkat. Hubungan yang ada antara variabel X dan variabel Y menunjukkan korelasi hubungan yang tinggi; kuat. Hal ini menunjukkan bahwa  manajemen event “Pemberian Insentif Golden Ticket†meningkatkan brand image Whitelab secara kuat.Referensi
Azwar Saiffudin. 2016. Metode Penelitian. Pustaka Pelajar. Yogyakarta.
Dr. Jalaluddin Rakhmat & Dr. Idi Subandy Ibrahim. 2017. Metode Penelitian Komunikasi. Simbiosa Rekatama Media. Bandung.
Dr. Supardi. 2013. Aplikasi Statistika Dalam Penelitian: Konsep Statistika Yang Lebih Komprehensif. Change Publication. Jakarta.
El Adawiyah Sa’diyah. 2020. Manajemen Event. Bintang Pustaka Madani. Yogyakarta.
El Ishaq Ropingi. 2017. Public Relations: Teori dan Praktik. Intrans Publishing. Malang.
Firmansyah Anang. 2019. Pemasaran Produk dan Merek (Planning & Strategy). CV. Qiara Media. Pasuruan.
Keller & Kotler. 2016. Marketing Management. Pearson Education. London.
Kriyantono Rachmat. 2019. Pengantar Lengkap Ilmu Komunikasi. Prenadamedia Group. Jakarta.
Martono Nanang. 2016. Metode Penelitian Kuantitatif: Analisis Isi dan Analisis Data Sekunder. PT. Raja Grafindo. Jakarta.
Morrisan. 2018. Teori Komunikasi: Individu Hingga Massa. Prenamedia Group. Jakarta.
Noor Any. 2013. Manajemen Event. Alfabeta. Bandung.
Ruslan Rosady. 2014. Manajemen Public Relations dan Media Komunikasi Konsepsi dan Aplikasi. PT. Raja Grafindo Persada. Jakarta.
Silviani Irene. 2020. Komunikasi Organisasi. Pt. Scopindo Media Pustaka. Surabaya.
Utami Heryanti. 2021. Manajemen Event dan Proyek: Antara Konsep dan Praktiknya. UNJ Press. Jakarta.
Jurnal:
Madhalena, Ellen & Syahputra Syahputra. 2016. Pengaruh Event Marketing Terhadap Brand Image Rokok Djarum Super Mild PT. Djarum. Jurnal Ecodemica: Jurnal Ekonomi Manajemen dan Bisnis. Vol 4 (2). 179-188.
Nurulita, Lia & Elizabeth Ginting. 2019. Pengaruh Event ‘Music In The Park’ Terhadap Pembentukan Brand Image Pada Pengunjung Bintaro Jaya Xchange Mall. PANTAREI. Vol 3 (04).
Putri, Viny Kencana. 2020. Manajemen Event Sebagai Praktek PR dalam Membangun Citra Perusahaan. Hubungan Masyarakat. Vol 6 (2). 400 – 406.
Sukoco, Muhammad Hiza. 2014. Pengaruh Pemasaran Event Terhadap Citra Merek Minuman Isotonik Mizonedi Suarabaya. BISMA (Bisnis dan Manajemen). Vol 7 (1). 9-16.
Artikel:
Alfiyyah, Annisa Rizky. 2022. 7 Dosa Whitelab yang Bikin Fans Sehun EXO Murka, Apa Saja?. Liputan 6, 07 November. Jakarta.
Naa, 2022. Fanmeeting Kacau, Fans Sehun EXO Tuntut Whitekab Minta Maaf & Ganti Rugi. Insert Live, 07 November. Jakarta.
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Hak publikasi atas semua materi informasi yang tercantum dalam situs jurnal ini dipegang oleh dewan redaksi/editor dengan sepengetahuan penulis. Pengelola Jurnal akan menjunjung tinggi hak moral penulis.
Aspek legal formal terhadap akses setiap informasi dan artikel yang tercantum dalam situs jurnal ini mengacu pada ketentuan lisensi Creative Commons Atribusi-NonCommercial-No Derivative (CC BY-NC-ND), yang berarti bahwa hanya dengan izin penulis, informasi dan artikel Jurnal The Source dapat didistribusikan ke pihak lain dengan tanpa merubah bentuk aslinya untuk tujuan non-komersial.
Setiap terbitan Jurnal Source elektronik, bersifat open access untuk tujuan pendidikan, penelitian, dan perpustakaan. Di luar tujuan tersebut, penerbit atau pengelola jurnal tidak bertanggung jawab atas terjadinya pelanggaran hak cipta yang dilakukan oleh pembaca atau pengakses.






