Opini Pengunjung Dieng Culture Festival Tentang Destinasi Pariwisata Dieng
Kata Kunci:
DCF, AIDA, PokdarwisAbstrak
Dalam rangka meningkatkan jumlah wisatawan datang ke Indonesia, maka pemerintah dalam hal ini Kementrian Pariwisata beserta Pemerintah Daerah harus melakukan berbagai strategi untuk menarik wisatawan datang mengunjungi destinasi pariwisata yang ada di seluruh Indonesia. Salah satu langkah yang dilakukan oleh Pokdarwis Pandawa Dieng adalah menyelenggarakan kegiatan Dieng Culture Festival (DCF) untuk menarik wisatawan luar dan domestik mengunjungi Dieng. Penelitian ini menggunakan model komunikasi AIDA, yaitu attentianjnterest, desire, action. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif, sampel yang yang diambil sebanyak 97 responden, dengan kriteria pengunjung DC F yang membeli tiket masuk penyelenggaraan DCF, yaitu yang menonton seluruh rangkaian acara DCF. Lokasi Penelitian di dataran tinggi Dieng Jawa Tengah yang terletak antara Wonosobo dan Banjarnegara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengeloaan destinasi wisata Dieng dinilai baik oleh pengunjung DCF Peneitian ini diharapkan dapat dijadikan bahan evaluasi dalam penyelenggaraan DCF tahun berikutnya, sehingga tahun yang akan datang akan memberikan konsep aktivitas yang berbeda dari tahun sebelumnya.ÂDiterbitkan
Terbitan
Bagian
Hak publikasi atas semua materi informasi yang tercantum dalam situs jurnal ini dipegang oleh dewan redaksi/editor dengan sepengetahuan penulis. Pengelola Jurnal akan menjunjung tinggi hak moral penulis.
Aspek legal formal terhadap akses setiap informasi dan artikel yang tercantum dalam situs jurnal ini mengacu pada ketentuan lisensi Creative Commons Atribusi-NonCommercial-No Derivative (CC BY-NC-ND), yang berarti bahwa hanya dengan izin penulis, informasi dan artikel Jurnal The Source dapat didistribusikan ke pihak lain dengan tanpa merubah bentuk aslinya untuk tujuan non-komersial.
Setiap terbitan Jurnal Source elektronik, bersifat open access untuk tujuan pendidikan, penelitian, dan perpustakaan. Di luar tujuan tersebut, penerbit atau pengelola jurnal tidak bertanggung jawab atas terjadinya pelanggaran hak cipta yang dilakukan oleh pembaca atau pengakses.






