Manajemen Redaksi Website Peradilan Agama Dalam Membangun E-Government
Kata Kunci:
Manajemen, Redaksi, Pengadilan Agama, E-Government, Pelayanan Masyarakat, Pelayanan Hukum badilag.Abstrak
Sistem pemerintahan saat ini dipengaruhi oleh teknologi komunikasi, khususnya dalam pelayanan publik. Pelayanan yang sebelumnya dilakukan dengan cara-cara konvensional kini mulai bertransformasi ke arah digital. Khususnya pelayanan publik pengadilan agama menangani perkara yang langsung bersentuhan dengan masyarakat. Melalui wwwbadilugnet, Pelayanan Prodeo, Sidang Keliling, Pos Bantuan Hukum,dan Sidang Terpadu pada Pengadilan Agama dapat diakses oleh masyarakat. Dalam pelaksanaan menyampaikan infomasi terkait kebijakan kepada publik, diperlukan manajemen redaksi. Hal ini dilakukan untuk membangun e-government dan memudahkan masyarakat memperoleh infomasi akurat. Tujuan penelitian ini mengetahui manajemen redaksi online pada website peradilan agama (www.badilag.nel) untuk membangun e-government. Penelitian ini menggunakan paradigma konstruktivis, dengan pendekatan kualitatif. Metode penelitian studi kasus eksploratif. Website badilag.net selain menjadi kebutuhan pemerintah di era modern juga sebagai representasi dan solusi, sekaligus implementasi dari konsep e-government Badan Peradilan Agama. Hal ini pelaksanaannya melalui sistem manajemen redaksi, yaitu: Research In the Newsroom, Planning in The Newsroom, Howto Manage the Newsroom 's Resources,~ Controlling and Evaluating in the Newsroom.Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Hak publikasi atas semua materi informasi yang tercantum dalam situs jurnal ini dipegang oleh dewan redaksi/editor dengan sepengetahuan penulis. Pengelola Jurnal akan menjunjung tinggi hak moral penulis.
Aspek legal formal terhadap akses setiap informasi dan artikel yang tercantum dalam situs jurnal ini mengacu pada ketentuan lisensi Creative Commons Atribusi-NonCommercial-No Derivative (CC BY-NC-ND), yang berarti bahwa hanya dengan izin penulis, informasi dan artikel Jurnal The Source dapat didistribusikan ke pihak lain dengan tanpa merubah bentuk aslinya untuk tujuan non-komersial.
Setiap terbitan Jurnal Source elektronik, bersifat open access untuk tujuan pendidikan, penelitian, dan perpustakaan. Di luar tujuan tersebut, penerbit atau pengelola jurnal tidak bertanggung jawab atas terjadinya pelanggaran hak cipta yang dilakukan oleh pembaca atau pengakses.






