ANALISIS JARINGAN KOMUNIKASI PADA MEDIA SOSIAL: MEGAWATI DAN BRIN
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji jaringan komunikasi pada media sosial dengan menggunakan kata kunci Megawati dan BRIN. Metode penelitian ini menggunakan kualitatif dengan pendekatan studi kasus pada Pengangkatan Megawati sebagai Dewan Pengarah BRIN. Sumber data diperoleh dari data primer (artikel, berita media massa, dan data media sosial). Teknik analisis data menggunakan interaktif model dengan reduksi (penyeleksian data media sosial dan artikel/berita media massa), penyajian data (kluster jaringan komunikasi, world cloud, dan jaringan aktor) serta menggunakan software Netlytic.org. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jaringan komunikasi media sosial pada topik Megawati dan BRIN terbagi menjadi 6 kluster dengan nilai Diameter 5, Density 0.000710, Reciprocity 0.001226, Centralization 0.155900 Modularity 0.781600. Ada beberapa kata yng masif digunakan seperti BRIN, Pengarah, Dewan, Megawati, Ketua, dan lainnya selain itu ada beberapa akun media massa dan non media massa yang turut menyebarkan informasi pada dimensi media sosial.Referensi
Chaterine, R. N. (2021). Azyumardi Azra: Seharusnya Ketua-Anggota Dewan Pengarah BRIN adalah Ilmuwan Berkaliber Internasional. Kompas.Com.
Chu, S. C., Chen, H. T., & Gan, C. (2020). Consumers’ engagement with corporate social responsibility (CSR) communication in social media: Evidence from China and the United States. Journal of Business Research, 110(March 2018), 260–271. https://doi.org/10.1016/j.jbusres.2020.01.036
CNN. (2021). Celoteh Warganet Usai Megawati Sah Jadi Dewan Pengarah BRIN. CNNindonesia.Com.
Farisa, F. C. (2021). Jokowi Resmi Lantik Megawati sebagai Ketua Dewan Pengarah BRIN. Kompas.Com.
Fatoni, P. A. dan A. (2020). Analisis Jaringan Komunikasi Percakapan #Tetapdukungpsbb Di Twitter Pada Penerapan Psbb Kedua Dki Jakarta. Jurnal Spektrum Komunikasi, 08(2), 177–200.
Khan, M. L., & Ingenhoff, D. (2017). Social Media Engagement : What Motivates User Participation and Consumption on YouTube ? Related papers. Elsevier, 66.
Kristianto, K., Ramadhan, A. B., & Marsetyo, F. D. (2021). Media Sosial dan Connective Action: Studi Kasus Penggunaan Twitter sebagai Ruang Solidaritas selama Pandemi COVID-19. Journal of Social Development Studies, 2(1), 1–13. https://doi.org/10.22146/jsds.1037
Paisal, P. (2020). Analisis Sentimen Masyarakat Berdasarkan Opini dari Sosial Media Menggunakan Metode Naive Bayes Classifier (Study Kasus : Universitas Sjakhyakirti). Jurnal Ilmiah Informatika Global, 11(1), 41–46. https://doi.org/10.36982/jig.v11i1.1071
Sundstrom, B., & Levenshus, A. B. (2017). The art of engagement: Dialogic strategies on Twitter. Journal of Communication Management, 21(4), 342–354. https://doi.org/10.1108/JCOM-02-2017-0024341
Taofik Krisdiyanto, E. M. O. N. (2021). Analisis Sentimen Opini Masyarakat Indonesia Terhadap Kebijakan PPKM pada Media Sosial Twitter Menggunakan Naïve Bayes Clasifiers. Jurnal CoreIT: Jurnal Hasil Penelitian Ilmu Komputer Dan Teknologi Informasi, 7(1), 32–37. http://ejournal.uin-suska.ac.id/index.php/coreit/article/view/12945
Tempo. (2021). Pro Kontra Penunjukan Megawati Jadi Ketua Dewan Pengarah BRIN. Tempo.Co.
Wang, Y., & Yang, Y. (2020). Dialogic communication on social media: How organizations use Twitter to build dialogic relationships with their publics. In Computers in Human Behavior (Vol. 104). Elsevier B.V. https://doi.org/10.1016/j.chb.2019.106183
Zubair, S. S., & Khan, M. A. (2014). Good Governance : Pakistan’s Economic Growth and Worldwide Governance Indicators. Pakistan Journal of Commerce and Social Sciences, 8(1), 274–287.
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Hak publikasi atas semua materi informasi yang tercantum dalam situs jurnal ini dipegang oleh dewan redaksi/editor dengan sepengetahuan penulis. Pengelola Jurnal akan menjunjung tinggi hak moral penulis.
Aspek legal formal terhadap akses setiap informasi dan artikel yang tercantum dalam situs jurnal ini mengacu pada ketentuan lisensi Creative Commons Atribusi-NonCommercial-No Derivative (CC BY-NC-ND), yang berarti bahwa hanya dengan izin penulis, informasi dan artikel Jurnal The Source dapat didistribusikan ke pihak lain dengan tanpa merubah bentuk aslinya untuk tujuan non-komersial.
Setiap terbitan Jurnal Source elektronik, bersifat open access untuk tujuan pendidikan, penelitian, dan perpustakaan. Di luar tujuan tersebut, penerbit atau pengelola jurnal tidak bertanggung jawab atas terjadinya pelanggaran hak cipta yang dilakukan oleh pembaca atau pengakses.






