PENGUKURAN KUALITAS PELAYANAN BLENGER BURGER
Kata Kunci:
Service Quality (servqual), Importance Performance Analysis (IPA), Customer Statisfaction Index (CSI),Abstrak
Kualitas pelayanan menjadi salah satu syarat kelangsungan hidup dari suatu perusahaan atau instansi, tingginya kualitas pelayanan yang diberikan akan tercermin pada aspek kepuasan pengguna jasa. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengukur kualitas pelayanan diblenger burger berdasarkan persepsi dan harapan konsumen. Pengukuran kualitas pelayanan di blenger burger terhadap kepuasan konsumen berdasarkan lima dimensi kualitas pelayanan, yaitu : tangible memiliki nilai gap sebesar -0,66, realibility memiliki nilai gap sebesar -0,61, responsiveness memiliki nilai gap sebesar -0,66, empathy memiliki nilai gap sebesar -0,58, dan assurance memiliki nilai gap sebesar -0,58. Berdasarkan Importance Performance Analysis (IPA) bahwa tingkat kualitas pelayanan di blenger burger terhadap kepuasaan konsumen berdasarkan tingkat kinerjanya yaitu ketanggapan pelayan terhadap konsumen. Hasil perhitungan dari customer satisfaction index (CSI) mengenai kualitas pelayanan berdasarkan persepsi konsumen diblenger burger, yaitu sebesar 76,39 dimana nilai tersebut menunjukkan menurut kriteria nilai customer statisfaction index (CSI) adalah puas.Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Hak publikasi atas semua materi informasi yang tercantum dalam situs jurnal ini dipegang oleh dewan redaksi/editor dengan sepengetahuan penulis. Pengelola Jurnal akan menjunjung tinggi hak moral penulis.
Aspek legal formal terhadap akses setiap informasi dan artikel yang tercantum dalam situs jurnal ini mengacu pada ketentuan lisensi Creative Commons Atribusi-NonCommercial-No Derivative (CC BY-NC-ND), yang berarti bahwa hanya dengan izin penulis, informasi dan artikel Jurnal Jurnal Sustainable Environment Optimizing Industri (SEOI) dapat didistribusikan ke pihak lain dengan tanpa merubah bentuk aslinya untuk tujuan non-komersial.
Setiap terbitan Jurnal Sustainable Environment Optimizing Industri (SEOI), bersifat open access untuk tujuan pendidikan, penelitian, dan perpustakaan. Di luar tujuan tersebut, penerbit atau pengelola jurnal tidak bertanggung jawab atas terjadinya pelanggaran hak cipta yang dilakukan oleh pembaca atau pengakses.






