PENGARUH RASIO SUBSTRAT AMPAS GANYONG DAN PH TERHADAP TEKANAN TEKANAN DAN WAKTU RETENSI BIOGAS

https://doi.org/10.36441/seoi.v3i2.442

Penulis

  • Siti Rohmah Program Studi Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Kebangsaan Republik Indonesia
  • fanny Novia Program Studi Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Kebangsaan Republik Indonesia,
  • Arief Nur Muchamad Program Studi Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Kebangsaan Republik Indonesia

Kata Kunci:

ampas ganyong, biogas, tekanan, waktu retensi

Abstrak

Pemanfaatan umbi ganyong (canna edulis kerr) sebagai pangan lokal menghasilkan limbah atau produk sisa akhir yang bisa mengakibatkan pencemaran lingkungan. Limbah ampas ganyong berpotensi dapat digunakan sebagai campuran dalam kotoran ternak untuk pembuatan biogas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui rasio campuran substrat ampas ganyong dalam kotoran ternak dan pH optimum serta pengaruhnya terhadap tekanan dan waktu retensi dalam pembuatan biogas. Penelitian dilakukan dengan membuat alat pembuatan biogas skala laboratorium (prototipe). Rasio substrat ampas ganyong optimum adalah 0,5:0,5:1 (ampas ganyong : kotoran ternak : air) dan pH optimum adalah 7,8. Hasil uji korelasi menunjukkan bahwa rasio substrat sangat berpengaruh terhadap tekanan gas dan waktu retensi sedangkan pH sangat berpengaruh terhadap tekanan gas tetapi tidak berpengaruh terhadap waktu retensi.

Diterbitkan

2022-01-26