PENGARUH RASIO SUBSTRAT AMPAS GANYONG DAN PH TERHADAP TEKANAN TEKANAN DAN WAKTU RETENSI BIOGAS
Kata Kunci:
ampas ganyong, biogas, tekanan, waktu retensiAbstrak
Pemanfaatan umbi ganyong (canna edulis kerr) sebagai pangan lokal menghasilkan limbah atau produk sisa akhir yang bisa mengakibatkan pencemaran lingkungan. Limbah ampas ganyong berpotensi dapat digunakan sebagai campuran dalam kotoran ternak untuk pembuatan biogas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui rasio campuran substrat ampas ganyong dalam kotoran ternak dan pH optimum serta pengaruhnya terhadap tekanan dan waktu retensi dalam pembuatan biogas. Penelitian dilakukan dengan membuat alat pembuatan biogas skala laboratorium (prototipe). Rasio substrat ampas ganyong optimum adalah 0,5:0,5:1 (ampas ganyong : kotoran ternak : air) dan pH optimum adalah 7,8. Hasil uji korelasi menunjukkan bahwa rasio substrat sangat berpengaruh terhadap tekanan gas dan waktu retensi sedangkan pH sangat berpengaruh terhadap tekanan gas tetapi tidak berpengaruh terhadap waktu retensi.Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Hak publikasi atas semua materi informasi yang tercantum dalam situs jurnal ini dipegang oleh dewan redaksi/editor dengan sepengetahuan penulis. Pengelola Jurnal akan menjunjung tinggi hak moral penulis.
Aspek legal formal terhadap akses setiap informasi dan artikel yang tercantum dalam situs jurnal ini mengacu pada ketentuan lisensi Creative Commons Atribusi-NonCommercial-No Derivative (CC BY-NC-ND), yang berarti bahwa hanya dengan izin penulis, informasi dan artikel Jurnal Jurnal Sustainable Environment Optimizing Industri (SEOI) dapat didistribusikan ke pihak lain dengan tanpa merubah bentuk aslinya untuk tujuan non-komersial.
Setiap terbitan Jurnal Sustainable Environment Optimizing Industri (SEOI), bersifat open access untuk tujuan pendidikan, penelitian, dan perpustakaan. Di luar tujuan tersebut, penerbit atau pengelola jurnal tidak bertanggung jawab atas terjadinya pelanggaran hak cipta yang dilakukan oleh pembaca atau pengakses.






