ANALISIS REAKSI ALKOHOLISIS BIODIESEL DARI PALM KERNEL FATTY ACID DISTILLATE
Kata Kunci:
fosil, biodiesel, reaksi esterifikasi, reaksi alkoholisisAbstrak
Menipisnya sumber energi yang berasal dari bahan bakar fosil dan peningkatan polusi udara yang disebabkan oleh emisi hasil proses pembakaran bahan bakar fosil, maka perlu verifikasi energi alternatif terbarukan (renewable energi) yang ramah lingkungan dengan memanfatkan bahan baku yang berasal dari minyak nabati, salah satunya adalah biodiesel dari reaksi esterifikasi Palm Kernel Fatty Acid Distillate (PKFAD). PKFAD merupakan hasil produk samping dari proses produksi Refined Bleaching Deodorization of Palm Kernel Oil (RBDPKO) yang mengandung trigliserida dan free fatty acid yang dapat dikonversikan menjadi metil ester (Biodiesel). Proses ini membutuhkan reaksi alkoholisis menggunakan bahan baku utama minyak nabati dan methanol. Penentuan persentase biodiesel menggunakan variabel angka asam, angka saponifikasi dan gliserol total. Hasil penelitian menunjukan analisis eksperimental biodiesel optimum sebesar 98,94% dengan rasio pereaksi 19% dan katalis KOH 0,5% berat dari PKFAD pada temperatur 60 oC.Referensi
Dewati, P. R., 2013, “Optimasi Proses dan Studi Kinetika Reaksi Pada Sintesa Biodiesel Dari Used Cooking Oil (CPO) Dengan Reaksi Etanolisisâ€, Tesis diajukan pada Fakultas Pascasarjana UGM, Yogyakarta.
Encinar , J. M, Gonzales, J.F., and Reinares, R., 2007, “Ethanolysis of Used Frying Oil. Biodiesel Preparation and Characterization Fuel Processâ€, Technol., 88, 513-522.
Garcia, C. M., Teixeira, S., Marciniuk, L. L., and Schuchardt, U., 2008, “Transesterification Of Soybean Oil Catalyzed By Sulfated Zirconiaâ€, Bioresour. Technol., 99, 6608-6613.
Hariyadi, 2005, “Budidaya Tanaman Jarak (Jatropa curcas) Sebagai Sumber Bahan Alternatif Biofuelâ€.
Joelianingsih. 2008. Biodiesel Production from Palm Oil in a Bubble Column Reactor by Non-Catalytic Process [tesis]. Bogor: Institut Pertanian Bogor.
Ketaren, S., 1986, “Pengantar Teknologi Minyak dan Lemak Panganâ€, Edisi 1. Universitas Indonesia pers, Jakarta.
Kirk, R.E and Othmer, D.F., 1981. “Encylopedia Of Chemical Technologyâ€, 3rd ed., vol. 10, Interscience Publisher, John Wiley and Sons, New York.
Kusdiana D, Saka S. 2001. Development of Biodiesel Fuel Production by Supercritical Methanol. Tokyo: Kyoto University, Sakyo-ku.
Levenspiel O. 1972. Chemical Reaction Engineering. New York. John Wiley & Sons, Inc.
Ma F, Hanna MA. 1999. Biodiesel Production: a Review. Bioresource Technology. 70: 1 – 15.
Marchetti JM, Miguel VU, Errazu AF. 2007. Possible Methods for Biodiesel Production. Renewable and Sustainable Energy Reviews. 11: 1300 – 1311.
Petchmala A, Yujaroen D, Shotipruk A, Goto M, Sasaki M. 2008. Production methyl Esters from Palm Fatty Acids in Supercritical Methanol. Chiang Mai J. Sci. 35(1): 23 – 28.
Sawitri, D.R., 2012, “Kinetika Reaksi Esterifikasi pada Produksi Biodiesel dari Palm Fatty Acid Distillate (PFAD) dengan Katalisator Zirkonia Tersulfatasiâ€, Tesis diajukan pada Fakultas Pascasarjana UGM, Yogyakarta.
Yadav PKS, Singh O, Sing RP. 2010. Palm Fatty Acid Biodiesel: Process Optimization and Study of Reaction Kinetics. Journal of Oleo Science. 59 (11): 575 – 580.
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Hak publikasi atas semua materi informasi yang tercantum dalam situs jurnal ini dipegang oleh dewan redaksi/editor dengan sepengetahuan penulis. Pengelola Jurnal akan menjunjung tinggi hak moral penulis.
Aspek legal formal terhadap akses setiap informasi dan artikel yang tercantum dalam situs jurnal ini mengacu pada ketentuan lisensi Creative Commons Atribusi-NonCommercial-No Derivative (CC BY-NC-ND), yang berarti bahwa hanya dengan izin penulis, informasi dan artikel Jurnal Jurnal Sustainable Environment Optimizing Industri (SEOI) dapat didistribusikan ke pihak lain dengan tanpa merubah bentuk aslinya untuk tujuan non-komersial.
Setiap terbitan Jurnal Sustainable Environment Optimizing Industri (SEOI), bersifat open access untuk tujuan pendidikan, penelitian, dan perpustakaan. Di luar tujuan tersebut, penerbit atau pengelola jurnal tidak bertanggung jawab atas terjadinya pelanggaran hak cipta yang dilakukan oleh pembaca atau pengakses.






