ANALISIS SISTEM PENCEGAHAN BAHAYA KEBAKARAN PADA GEDUNG MUSEUM PENERANGAN DI KAWASAN WISATA TAMAN MINI INDONESIA INDAH
Kata Kunci:
Tours, museum, potential fire hazard, reliability of building safety system, fire protective systemsAbstrak
Museum Penerangan is one of tourist attractions which is visited by tourist to increase the knowledge of lighting development in Indonesia. Museum Penerangan has fire protection system, but the reliability of building safety system of potential fire hazard needs to be known. This research is conducted to acknowledge Museum Penerangan reliability of building safety system. Reliability variables used in this research are the completeness of treads, safety tools, active fire protective systems, and passive fire protective systems. The research obtains the value of reliability of Museum Penerangan building safety system for potential fire hazard is 68,9895, which means Moderate. This value is inadequate to minimum requirements of reliability of building safety system that has value of 80 or Good. This is due to safety tools component’s variable that has value of 58,57. It is recommended for the Museum Penerangan management to increase or develop the safety tools’ components that have been lacking of function so that the building could have a better reliability level of potential fire hazard.Referensi
Schroll, R. Craig, 2002, Industrial fire protection handbook, 2nd ed CRC Press, London
Saptaria, Erry et al. 2005. Pedoman Teknis Pemeriksaan Keselamatan Kebakaran Bangunan Gedung. Bandung. Puslitbang Pemukiman, Badan Penelitian dan Pengembangan PU, Departemen Pekerjaan Umum.
Departemen Pekerjaan Umum, 2008. Persyaratan Teknis Sistem Proteksi Kebakaran pada Bangunan Gedung dan Lingkungan. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No. 26/PRT/M/2008, 30 Desember 2008
Departemen Pekerjaan Umum. 2009. Pedoman Manajemen Proteksi Kebakaran di Perkotaan. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No. 20/PRT/M/2009
Heni, Yusri. 2011. Improving Our Safety Culture. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Ismayanti. 2010. Pengantar Pariwisata. Jakarta: Grasindo.
Keputusan Menteri Tenaga Kerja Republik Indonesia No. Kep 189/MEN/1999/ tentang Unit Penanggulangan Kebakaran di Tempat Kerja.
Napitupulu, Painim, Dulbert Biatna dan Komalasari Dewi. 2015. Evaluasi Sistem Proteksi Kebakaran Perusahaan. Bandung: Alumni.
Napitupulu, Painim dan Dulbert Biatna. 2015. Sistem Proteksi Kebakaran Kawasan Pemungkinan dan Perkantoran. Bandung. Alumni.
Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi No: PER.04/MEN/1980 tentang Syarat-syarat Pemasangan dan Pemeliharaan Alat Pemadam Api Ringan.
Ramli, Soehatman. 2010. Sistem Manajemen Keselamtan dan Kesehatan Kerja OHSAS 18001. Jakarta: Dian Rakya
Ramli, Soehatman. 2010. Manajemen Kebakaran. Jakarta: Dian Rakyat.
Suma’mur P.K, 1981. Keselamtan Kerja dan Pencegahaan Kecelakaan. Jakarta: Gunung Agung.
Soedarto, Gatot.1984. Pencegahan dan Penanggulangan Bahaya Kebakaran. Grafindo tama. Jakarta.
SNI (03-1735-2000) tentang Tata Cara Perencanaan Akses Bangunan dan Akses Lingkungan untuk Pencegahan Bahaya Kebakaran pada Bangunan Gedung.
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Hak publikasi atas semua materi informasi yang tercantum dalam situs jurnal ini dipegang oleh dewan redaksi/editor dengan sepengetahuan penulis. Pengelola Jurnal akan menjunjung tinggi hak moral penulis.
Aspek legal formal terhadap akses setiap informasi dan artikel yang tercantum dalam situs jurnal ini mengacu pada ketentuan lisensi Creative Commons Atribusi-NonCommercial-No Derivative (CC BY-NC-ND), yang berarti bahwa hanya dengan izin penulis, informasi dan artikel Jurnal Jurnal Sustainable Environment Optimizing Industri (SEOI) dapat didistribusikan ke pihak lain dengan tanpa merubah bentuk aslinya untuk tujuan non-komersial.
Setiap terbitan Jurnal Sustainable Environment Optimizing Industri (SEOI), bersifat open access untuk tujuan pendidikan, penelitian, dan perpustakaan. Di luar tujuan tersebut, penerbit atau pengelola jurnal tidak bertanggung jawab atas terjadinya pelanggaran hak cipta yang dilakukan oleh pembaca atau pengakses.






