ANALISIS PENURUNAN KADAR KROM (Cr) LIMBAH LABORATORIUM MENGGUNAKAN ZEOLIT DAN KARBON AKTIF
Kata Kunci:
Limbah Analisis COD, Kandungan Krom, Zeolite, Karbon AktifAbstrak
Laboratorium lingkungan salah satu penghasilkan limbah B3 yang berbahaya yang berasal dari hasil analisis COD. Limbah ini banyak mengandung Krom yang sangat tinggi. Keracunan Kromium dapat menyebabkan gangguan pada paru-paru, maka limbah krom harus diolah sebelum dibuang keperairan. Dalam penelitian ini, kemampuan adsorpsi karbon aktif dan zeolit terhadap limbah krom dari limbah laboratorium dipelajari. Tahapan analisisnya meliputi preparasi sampel limbah, penentuan berat optimum dan waktu optimum adsorpsi kromium. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karbon aktif efisien pada berat 7 gram dan waktu serapan 90 menit dengan nilai kapasitas dan efisiensi adsorpsi sebesar 0,43 mg/l dan 99,37% sementara zeolit efisiensi pada berat 10 gram dan waktu serapan 120 menit dengan nilai kapasitas dan efisiensi adsorpsi sebesar 0,47 mg/l dan 99,32 %. Hal ini kemungkinan disebabkan oleh adanya kompetisi dengan logam-logam yang ada dalam limbah. Akan tetapi penyerapan krom oleh zeolit lebih sedikit ampas yang dihasilkan dan biaya produksi yang dibutuhkanReferensi
Anonim, 2006, Kumpulan Standar Nasional Indonesia (SNI) Bidang Lingkungan Kualitas Air dan Air Limbah Bagian I, Panitia Teknis 13-03 Kualitas Lingkungan dan Manajemen Lingkungan, Kementrian Lingkungan Hidup, Jakarta
Atkins PW. 1999. Kimia Fisika jilid II. Kartohadiprodjo II, penerjemah;Rohhadyan T, editor. Oxford: OxfordUniversity Press. Terjemahan dari: Physical Chemistry.
Bell, R. G., 2001, What are zeolites? URL: http://www.bza.org/zeolites.html.
Bird T. 1993. Kimia Fisik untuk Universitas. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Darmono, 1995, Logam Dalam Sistem Biologi Mahkluk Hidup, Universitas Indonesia Press, Jakarta
Djatmiko B, Ketaren S, Setyahartini S. 1985. Pengolahan Arang dan Kegunaannya. Bogor: Agro Industri Pr
Effendi, Hefni. 2003. TELAAH KUALITAS AIR.Yokyakarta.Kanisius
Erdawati. 2008. “Kapasitas Adsorpsi Kitosan dan Nanomagnetik Kitosan terhadap Ion Ni(II)â€. Prosiding. Seminar Nasional Sains dan Teknologi Universitas Lampung.
Esmaeili A, Meshdaghi NA, Vajrinejad R. 2005. Chromium(III) removal and recovery from tannery leather wastewater by precipitation process. Am J Appl Sci 2:1471-1473.
http//www.Hariankomentar.com/arsip/arsip_2006/nov_22/index.html. [23 Mar2008].
KepMenLH. Undang Undang No. 32 Tahun 2009
Palar, Heryando. 2004. PENCEMARA DAN TOKSIKOLOGI LOGAM BERAT. Jakarta.asdi Mahasatya.
Patnaik P. 2003. Handbook of Inorganic Chemistry. New York: McGraw-Hill.
Poedji Loekitowati Hariani, Nurlisa Hidayati, dan Melly Oktaria. 2009. Penurunan Konsentrasi Cr(VI) Dalam Air Dengan Koagulan FeSO4. Universitas Sriwijaya, Sumatera Selatan, Indonesia
Retnowati. 2005. Efektifitas Ampas Teh sebagai Adsorben Alternatif Limbah Cair Industri Tekstil. Institut Pertanian Bogor
Rita Febrianti. 2008. Pengaruh Ion Na+, K+, Mg2+ dan Ca2+ pada Penyerapan Kromium Trivalen Oleh Zeolit Lampung. Institut Pertanian Bogor.
Saputra, Rodhie. Pemanfaatan Zeolit Sintetis Sebagai Alternatif Pengolahan Limbah Industri.
Sembiring MT, Sinaga TS. 2003. Arang Aktif (Pengenalan dan Proses Pembuatannya). Sumatera Utara: Fakultas Teknik, Universitas Sumatera Utara.
Setiadi, Sugiarso E. 1999. Pengaruh impregnan NaOH terhadap luasan permukaan karbon aktif dan kemampuan adsorpsi terhadap CO2. Di dalam: Fundamental dan AplikasiTeknik Kimia. Prosiding seminar Nasional; Surabaya 24-25 Nov 1994. Depok: Universitas Indonesia A17: 1-7.
Suwardi. 2002.Prospek pemanfaatan mineral zeolit di bidang pertanian. J ZeolitIndones hlm: 5-12.
Volesky, B. 2000. “Biosorption of Heavy Metalsâ€,CRC Press, Boston.
Wardhana, 2000. Dampak Pencemaran Lingkungan. Andi. Yogyakarta.
Warlina, Lina (2004), Pencemaran air: sumber, dampak dan penanggulangannya, Makalah pribadi pengantar ke falsafah sains, Sekolah pasca sarjana S3,IPB. Bogor.
Widowati,W.2008. Efek Toksik Logam Pencegahan Dan Penanggulangan Pencemaran,Andi Yokyakarta.
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Hak publikasi atas semua materi informasi yang tercantum dalam situs jurnal ini dipegang oleh dewan redaksi/editor dengan sepengetahuan penulis. Pengelola Jurnal akan menjunjung tinggi hak moral penulis.
Aspek legal formal terhadap akses setiap informasi dan artikel yang tercantum dalam situs jurnal ini mengacu pada ketentuan lisensi Creative Commons Atribusi-NonCommercial-No Derivative (CC BY-NC-ND), yang berarti bahwa hanya dengan izin penulis, informasi dan artikel Jurnal Jurnal Sustainable Environment Optimizing Industri (SEOI) dapat didistribusikan ke pihak lain dengan tanpa merubah bentuk aslinya untuk tujuan non-komersial.
Setiap terbitan Jurnal Sustainable Environment Optimizing Industri (SEOI), bersifat open access untuk tujuan pendidikan, penelitian, dan perpustakaan. Di luar tujuan tersebut, penerbit atau pengelola jurnal tidak bertanggung jawab atas terjadinya pelanggaran hak cipta yang dilakukan oleh pembaca atau pengakses.






