ALTERNATIF STRATEGI PENGEMBANGAN OBJEK WISATA KANDI DI KOTA SAWAHLUNTO

https://doi.org/10.36441/seoi.v1i2.175

Penulis

Kata Kunci:

Sawahlunto, Kandi, AHP

Abstrak

Otonomi daerah menjadikan pemerintah Kota Sawahlunto giat membangun objek wisata yang berlatar belakang kota bekas tambang batubara. Objek wisata Kandi Kota Sawahlunto merupakan salah satu destinasi wisata yang berada di Provinsi Sumatra Barat. Objek wisata Kandi merupakan objek wisata unggulan di Kota Sawahlunto yang memiliki beberapa objek wisata yang terdiri dari Pacuan kuda kandi, Danau wisata Kandi, Kebun Binatang Kandi, Arena Roadrace permanentKandi, arena Mottocroos dan lain sebagainya. Dalam rangka meningkatkan tingkat kunjungan wisata di Sumatera Barat, khususnya di, Kota Sawahlunto, maka perlu melakukan berbagai langkah-langkah strategis, agar dapat miningkatkan kunjungan wisatawan. Adapun para aktor yang terlibat dalam pengambilan keputusan dalam penelitian ini adalah dinas Pariwisata, Dinas Pekerjaan Umum, Pengelola Obyek Wisata, DPRD Komisi A, dan ASITA. Berdasarkan pengolahan dan analisa data dengan menggunakan Analitical Hirarki Process (AHP), maka didapatkan 3 Strategi pengembangan objek wisata Kandi di Kota sawahlunto, dengan prioritas utamanya adalah 1) Melibatkan dan mengikut sertakan masyarakat; 2) Meningkatkan kegiatanpromosi; dan 3) Meningkatkan infrastruktur objek wisawa Kandi di Kota Sawahlunto.

Referensi

AJ. Muljadi, 2009,“Kepariwisataan dan Perjalananâ€, PT. Raja Grafindo Jakarta.

Agral. A Mastrick. (2014) “Pengembanga Destinasi Wisata Unggulan Kota Sawahlunto Dengan Metode Independent Preference Evaluation (IPE)â€. (Skripsi) Universitas Sahid Jakarta.

Badan Pusat Statistik (Online) alamat Website https://sawahluntokota.bps.go.id diakses tanggal 29 desember 2018

Danang Sunyoto. 2014. “Dasar-dasar Manajemem Pemasaran : Konsep, Strategi dan Kasusâ€. Yogyakarta: CAPS (Center of Academic Publishing Service)

Damanik, Silberberg 2013. “Pariwisata Indonesia: antara Peluang Dan Tantanganâ€, Pustaka Pelajar Yogyakarta.

Djamhur M (2014), “Pemodelan Interpretasi Struktural Pengembangan Kawasan Pesisir Dan Pulau-Pulau Kecil Di teluk Weda†(Tesis) Institut Pertanian Bogor (IPB) Press, Bogor.

Eriyatno (2003), “ilmu sistem meningkatkan mutu dan efektivitas managemen†IPB Press, Bogor

Ismayanti , (2010), “Pengantar Pariwisataâ€, PT. Gramedia Widiasarana, Jakarta.

Mayers Koen & Sukmawati. 2009. “Pengantar Ilmu Pariwisataâ€, Erlangga Jakarta

Mahmud Achmad 2008. “Teknik Pemodelan Dan Simulasiâ€. (online) Diakses tanggal 12 Agustus 2018 dari www.unhas.ac.id

Rahmat (2008), “Konsep Dasar Sistem Pakar†Gramedia Jakarta.

Sexena, J. P. (1992) “Hierarchy And Clasification Of Program Plan Elemen Using Interpretative Structural Modeling†System Practice

Sunaryo. B, 2013. “kebijakan pembangunan destinasi wisata dan pengaplikasiannya di Indonesia†Gava Media Yogyakarta.

Sinaga, Supriono. 2010. Potensi dan Pengembangan Objek Wisata Di Kabupaten Tapanuli Tengah. Kertas Karya. Program DIII Pariwisata. Universitas Sumatera Utara. Akses 26 November 2013

Sugiama, A Gima. 2011. “Ecotourism : Pengembangan Pariwisata berbasis konservasi alamâ€. Guardaya Intimarta, Bandung

Sugiyono, (2013). “Metodelogi Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D†Alfabeta, Bandung

Sunyoto, Danang. 2014. “ Konsep Dasar Riset Pemasaran Dan Prilaku Konsumen†Center for Academic Publishing Service,Yogyakarta

Sumarni. 2011. “ Faktor Penarik Minat Wisatawan†Pustaka Pelajar Yogyakarta

Sunaryo, Bambang. 2013. “Kebijakan Pembangunan Destinasi Pariwisata Konsep dan Aplikasinya di Indonesiaâ€. Gava Media, Yogyakarta

Umasekaran (2011), “Metode Penelitian Untuk Bisnis†Salemba Empat, Jakarta

Website Kota Sawahlunto www.sawahluntokota.go.id

Diterbitkan

2021-03-13