Refleksi Pemulihan Ekonomi Sulawesi Utara Pasca Covid-19: Peran Teknologi dan Digitalisasi dalam Membentuk Masa Depan Generasi Z dan Alpha
Abstract
Penelitian ini menganalisis pemulihan ekonomi Sulawesi Utara pascapandemi Covid-19 dengan menekankan peran transformasi digital serta kontribusi generasi Z dan Alpha sebagai aktor ekonomi baru. Kajian difokuskan pada variabel makroekonomi utama, meliputi PDRB, perkembangan UMKM, pariwisata, dan perdagangan. Metode penelitian menggunakan mixed methods dengan desain konvergen, mengombinasikan data kuantitatif yang dianalisis melalui regresi linear sederhana dan statistik deskriptif berbantuan SPSS, serta analisis kualitatif melalui studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan pertumbuhan PDRB yang stabil di atas 5% pada periode 2023–2024, peningkatan jumlah UMKM dari 44.308 (2022) menjadi 60.961 (2023), serta neraca perdagangan yang tetap surplus. Digitalisasi terbukti meningkatkan daya saing UMKM melalui e-commerce dan sistem pembayaran digital. Kontribusi penelitian ini terletak pada penekanan peran generasi Z dan Alpha sebagai digital natives’ yang mempercepat adopsi teknologi, sehingga memperkuat fondasi pemulihan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.Kata kunci: Pemulihan ekonomi, UMKM, Digitalisasi, Generasi Z, Sulawesi Utara.Published
2025-12-31
Issue
Section
Artikel
Copyright & Licensing
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional. that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).








