Peran Literasi Keuangan dalam Memoderasi Pengaruh FOMO dan Doom Spending terhadap Manajemen Keuangan Individu
Abstract
Perilaku konsumtif yang meningkat di kalangan Generasi Z, khususnya dalam bentuk Doom Spending dan Fomo menjadi fokus utama dalam studi ini karena berdampak negatif terhadap kemampuan manajemen keuangan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Doom Spending dan Fomo terhadap perilaku manajemen keuangan, serta mengevaluasi peran literasi keuangan sebagai variabel moderasi dalam hubungan tersebut. Pendekatan yang digunakan dalam studi ini adalah kuantitaf. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling, yang menghasilkan 398 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert lima poin dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda serta Moderated Regression Analysis (MRA). Hasil analisis menunjukkan bahwa Doom Spending dan Fomo berpengaruh negatif signifikan terhadap perilaku manajemen keuangan. Sementara itu, literasi keuangan terbukti memoderasi hubungan Doom Spending dan Fomo terhadap manajemen keuangan. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya edukasi literasi keuangan yang terstruktur dan relevan bagi Generasi Z untuk membentuk perilaku finansial yang lebih sehat dan berorientasi jangka panjang.Published
2025-12-31
Issue
Section
Artikel
Copyright & Licensing
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional. that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).








