INOVASI BUDIDAYA SIDAT: EBT TERINTEGRASI AERASI DAN PARAMETER IOT DI MITRA BINAAN KILANG PERTAMINA CILACAP
Abstract
Penelitian ini mengkaji inovasi budidaya sidat berbasis Energi Baru Terbarukan (EBT) melalui integrasi sistem aerasi dan pemantauan parameter berbasis Internet of Things (IoT) untuk mendukung pengembangan green entrepreneurship pada program Corporate Social Responsibility (CSR) binaan PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) RU IV Cilacap. Inovasi ini dikembangkan untuk mengatasi ketergantungan pada energi fosil, tingginya biaya operasional aerasi, keterbatasan pengendalian kualitas air, serta rendahnya efisiensi manajemen produksi. Kegiatan PPM dilaksanakan melalui analisis situasi, Focus Group Discussion (FGD), identifikasi kebutuhan teknologi, pemasangan panel surya dan perangkat IoT, serta pelatihan penggunaan dan perawatan alat. Sistem memanfaatkan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebagai sumber energi utama untuk mengoperasikan aerator dan infrastruktur komunikasi digital. Kolam budidaya dilengkapi perangkat IoT yang terintegrasi dengan aplikasi Panikel untuk mengukur pH air, memantau pertumbuhan dan estimasi bobot sidat, memproyeksikan waktu panen, menghitung kebutuhan pakan harian, serta mencatat tingkat mortalitas. Konektivitas digital memungkinkan data budidaya ditransmisikan secara real time sehingga pembudidaya dapat melakukan pemantauan jarak jauh dan pengambilan keputusan berbasis data. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa integrasi PLTS, aerasi berkelanjutan, dan IoT meningkatkan efisiensi energi, stabilitas lingkungan budidaya, efektivitas pengelolaan produksi, serta produktivitas usaha sidat sekaligus memperkuat kapasitas pembudidaya menerapkan praktik usaha hijau adaptif dan mandiri.Published
2026-06-30
Issue
Section
Artikel
Copyright & Licensing
Copyright (c) 2026 Cantika Yustitiya Ristadani, Cecep Supriyatna, Lifania Riski Nugrahani, Abidin, Ahmad Fauzany

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional. that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).








