INOVASI BUDIDAYA SIDAT: EBT TERINTEGRASI AERASI DAN PARAMETER IOT DI MITRA BINAAN KILANG PERTAMINA CILACAP

https://doi.org/10.36441/kewirausahaan.v9i1.3675

Authors

  • Cantika Yustitiya Ristadani LSPR Institute of Communication and Business
  • Cecep Supriyatna PT Kilang Pertamina Internasional RU IV Cilacap
  • Lifania Riski Nugrahani PT Kilang Pertamina Internasional RU IV Cilacap
  • Abidin PT Kilang Pertamina Internasional RU IV Cilacap
  • Ahmad Fauzany Pokdakan Sidat Panikel

Abstract

Penelitian ini mengkaji inovasi budidaya sidat berbasis Energi Baru Terbarukan (EBT) melalui integrasi sistem aerasi dan pemantauan parameter berbasis Internet of Things (IoT) untuk mendukung pengembangan green entrepreneurship pada program Corporate Social Responsibility (CSR) binaan PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) RU IV Cilacap. Inovasi ini dikembangkan untuk mengatasi ketergantungan pada energi fosil, tingginya biaya operasional aerasi, keterbatasan pengendalian kualitas air, serta rendahnya efisiensi manajemen produksi. Kegiatan PPM dilaksanakan melalui analisis situasi, Focus Group Discussion (FGD), identifikasi kebutuhan teknologi, pemasangan panel surya dan perangkat IoT, serta pelatihan penggunaan dan perawatan alat. Sistem memanfaatkan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebagai sumber energi utama untuk mengoperasikan aerator dan infrastruktur komunikasi digital. Kolam budidaya dilengkapi perangkat IoT yang terintegrasi dengan aplikasi Panikel untuk mengukur pH air, memantau pertumbuhan dan estimasi bobot sidat, memproyeksikan waktu panen, menghitung kebutuhan pakan harian, serta mencatat tingkat mortalitas. Konektivitas digital memungkinkan data budidaya ditransmisikan secara real time sehingga pembudidaya dapat melakukan pemantauan jarak jauh dan pengambilan keputusan berbasis data. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa integrasi PLTS, aerasi berkelanjutan, dan IoT meningkatkan efisiensi energi, stabilitas lingkungan budidaya, efektivitas pengelolaan produksi, serta produktivitas usaha sidat sekaligus memperkuat kapasitas pembudidaya menerapkan praktik usaha hijau adaptif dan mandiri.

Published

2026-06-30