PELATIHAN CPPOB BAGI CALON PENGUSAHA JAMU DI KELURAHAN JATIJAJAR, DEPOK
Keywords:
PKM, CPPOB, Jamu, JatijajarAbstract
Mitra PKM yang terdiri dari ibu-ibu PKK RW 11 Kelurahan Jatijajar, Tapos, Depok, tertarik untuk membuat jamu, namun belum mengerti cara pembuatan jamu yang dapat dikomersialkan, yaitu memiliki rasa yang enak, aman, dan disukai konsumen; serta belum mengerti tentang Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB) untuk produk jamu. Tujuan dari pelaksanaan PKM yakni memberikan pengetahuan CPPOB dalam produksi produk jamu kepada mitra. Tahapan pelaksanaan PKM terdiri dari 1) diskusi mitra dan tim, 2) pembelian alat dan bahan, 3) pelatihan CPPOB dalam pembuatan jamu (empon-empon dan minuman sijaka/serai-jahe-kayu manis), serta 4) evaluasi terhadap pelatihan. Hasil kegiatan pelatihan menujukkan bahwa 1) rata-rata peserta pelatihan (mitra) mengalami peningkatan pengetahuan mengenai CPPOB produksi jamu dan 2) mitra tertarik untuk menerapkan CPPOB dalam membuat jamu dengan memerhatikan aspek keamanan pangan di dalam proses produksinya.References
Aditama, T. Y. (2014). Jamu dan kesehatan.
Amelia, J. R., Mulyawati, I., & Ratnasari, L. (2019). Diversifikasi Produk Olahan Pangan Hasil Aplikasi Vertikultur Tanaman Sayuran di Kelurahan Tengah, Kramat Jati, Jakarta Timur. Agrokreatif: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat, 5(3), 216-225.
Biofarmaka IPB. (2013). Pengembangan Jamu Sebagai Warisan Budaya.
http://biofarmaka.ipb.ac.id/biofarmaka/2013/Lomba%20Blog%2050%20Pengembangan%20Jamu%20Sebagai%20Warisan%20Budaya.pdf. Diakses pada Tanggal 23 Agustus 2022).
Indonesia, P. M. P. R. (2010). Pedoman cara produksi pangan olahan yang baik (Good Manufacturing Practices). Kementrian Perindustrian Republik Indonesia. Jakarta, 75, 12-15.
Rahmawati, T., Ananda, M., Lubis, A. F., Sanusi, S., & Mudzakkir, J. (2021, October). Peningkatan Imunitas Di Era Pandemi Covid 19 Melalui Penyuluhan Ramuan Herbal Empon-Empon Di Kampung Serua Poncol RT 001 RW 005. In Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat LPPM UMJ (Vol. 1, No. 1).
Sari, A. N. (2016). Berbagai tanaman rempah sebagai sumber antioksidan alami. Elkawnie: Journal of Islamic Science and Technology, 2(2), 203-212.
Susilowati, N. (2020). Produktivitas Jamu Pada Masyarakat Argomulyo Di Masa Pandemi. Jurnal Ekonomi & Pendidikan, 17(2), 2020.
Susilawati, S., & Hikmatulloh, H. (2021). Bisnis Ukm Jamu Raden Sri Rastra Di Masa Pandemi Covid-19. Swabumi, 9(1), 57-63.Winarsi, H. (2007). Antioksidan alami & radikal bebas
Published
Issue
Section
Copyright (c) 2022 Jurnal Industri Kreatif dan Kewirausahaan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional. that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).








