Penerapan Kartu Stop Program Sebagai Faktor Penekan Kejadian Kecelakaan Kerja
Keywords:
Faktor internal eksternal, Pelaksanaan stop program BBS, Pengurangan kecelakaan kerjaAbstract
Program Kartu Stop telah lama dijalankan, tetapi pada pelaksanaannya kurang berjalan baik akibat perilaku karyawan yang less awarness. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh faktor K3 pada pelaksanaan stop program sebagai upaya mengurangi terjadinya kecelakaan kerja. Metode yang digunakan dengan metode survei. Sampel berjumlah 80 orang. Alat analisis menggunakan Smart-PLS. Hasil penelitian bahwa (1) Faktor Internal dan eksternal berpengaruh signifikan terhadap Pelaksanaan Stop Program BBS, Faktor Eksternal berpengaruh signifikan terhadap pengurangan kecelakaan kerja, Pelaksanaan Stop Program BBS berpengaruh signifikan terhadap Mengurangi Kecelakaan Kerja, Faktor Eksternal berpengaruh signifikan terhadap Pelaksanaan Stop Program BBS dan Mengurangi Kecelakaan Kerja dan (2) Faktor Internal tidak terbukti mengurangi Kecelakaan Kerja serta Faktor Internal tidak terbukti mengurangi Kecelakaan Kerja melalui Pelaksanaan Stop Program BBS. Â Rekomendasinya ditekankan pada peningkatan kualitas kartu pengamatan stop card agar terus di tracking, dan encourage pekerja supaya saling sharing tentang permasalahan yang di amati.References
Endroyo, B. (2010). Faktor-faktor yang berperan terhadap peningkatan sikap keselamatan dan kesehatan kerja (k3) para pelaku jasa konstruksi di semarang. Jurnal Teknik Sipil dan Perencanaan, 12(2). 111-120
Hartono, W., Purwandari, Y., & Sugiyarto, S. (2018). Analisis Sistem Manajemen Dan Keselamatan Kerja (SMK3) Terhadap Tingkat Kecelakaan Kerja Pada Proyek Pembangunan Gedung di Tangerang Dan Sekitarnya. Matriks Teknik Sipil, 4(1). 208-215
Julaikah, J., & Tursilowati, S. Y. (2020). Behavior Based Safety Sektor Informal Becak Motor Di Yogyakarta. Jurnal Kesehatan Kusuma Husada, 11(2), 193-204.
Latuconsin, N. A., Thamrin, Y., & Fachrin, S. A. (2019). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Kecelakaan Kerja Pada Karyawan Di PT. Maruki Internasional Indonesia Makassar Tahun 2018. Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis, 14(1), 53-57.
Mangkunegara, A. (2014). Evaluasi Kinerja SDM, Cetakan Ketujuh. Bandung: PT Refika Aditama.
Sofyan, A. (2016). Pengaruh Kesehatan Dan Keselamatan Kerja (K3) Terhadap Kinerja Karyawan PT. Bekaert Indonesia Plant Karawang. Jurnal Manajemen & Bisnis Kreatif, 2(1), 22-45
Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitataif dan Kombinasi (Mixed Methods). Journal of Chemical Information and Modeling, 53(9), 240.
Waruwu, S., & Yuamita, F. (2016). Analisis Faktor Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) yang Signifikan Mempengaruhi Kecelakaan Kerja pada Proyek Pembangunan Apartement Student Castle. Jurnal Rekayasa Spectrum Industri, 14(1), 65-78.
Wirdati, I. E., Denny, H. M., & Kurniawan, B. (2017). Analisis Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Kecelakaan Kerja Pada Pekerja Maintenance Elektrikal Dalam Menerapkan Work Permit Di PT. X Semarang. Jurnal Kesehatan Masyarakat (Undip), 3(3), 456-464.
Wijaya, R., & Paing, J. (2018). Analisa faktor-faktor yang mempengaruhi keselamatan kerja karyawan perusahaan kontraktor di Surabaya. axial: jurnal rekayasa dan manajemen konstruksi, 6(2), 79-88.
Published
Issue
Section
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Lisensi Creative Commons Atribution-ShareAlike 4.0 Internasional. that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).








