Penerapan Metode Failure Mode, Effect Analysis, dan 5W1H untuk Menurunkan Reject pada Mesin Rolling Tiga di PT XYZ

https://doi.org/10.36441/jamr.v2i2.1118

Authors

  • Boby Alma Program Studi Teknik Industri, Universitas Pancasila, Jakarta.
  • Sodikun Sodikun Program Studi Teknik Industri, Universitas Pancasila, Jakarta.

Keywords:

FMEA, Overall Equipment Effectiveness, 5W1H

Abstract

Perkembangan teknologi yang cepat merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi kemajuan dunia industry. Salah satu yang terpenting dalam produksi disebuah perusahaan ialah sebuah mesin, jika sebuah mesin itu baik proses produksinya pun akan berjalan dengan baik. PT. XYZ industry yang bergerak dibidang manufaktur yang memperoduksi berbagai jenis baut. Dalam melakukan kegiatan produksi PT. XYZ menggukana mesin rolling untuk proses membuat ulir baut. Mesin rolling setiap bulannya dalam perjalanan produksi ada masalah reject yang tinggi yaitu bentuk ulir yang tidak sesuai dengan standar. Penelitian ini dikasud kan untuk mengetahui nilai Overall Equipment Effectivenesss (OEE), mengetahu penyebab yang sering terjadi dan membuat usulan perbaikan. Dari hasil penelitian ini didapatkan bahwa rata-rata mesin rolling 3 ini masih dibawah standar Word Class OEE (85%) dan berdasarkan FMEA, rendahnya nilai OEE tersebut disebabkan oleh berbagai faktor salah satunya metode dengan nilai RPN 448 yaitu pisau pemotong rusak. Sebaiknya membuat jadwal pengecekan komponen mesin yang rutin dilakukan agar terhindar dari pisau pemetong rusak. PT. XYZ menetapkan penjadwalan pengecekan komponen dan pemeliharaan mesin secara berkala.

Author Biographies

Boby Alma, Program Studi Teknik Industri, Universitas Pancasila, Jakarta.

Teknik Industri

Sodikun Sodikun, Program Studi Teknik Industri, Universitas Pancasila, Jakarta.

Teknik Industri

References

Assauri, S. (2004). Manajemen Produksi. Jakarta: Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi (LPFE) Universitas Trisakti.

Bob, M. T. (2016). Analisis Kerusakan Hot RoolerTable dengan Menggunakan Metode Failure Mode Effect and Analysis (FMEA). Serang: Universitas Serang Raya.

Lazuardi, M. R., Sukwika, T., & Kholil, K. (2022). Analisis Manajemen Risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja Menggunakan Metode HIRADC pada Departemen Assembly Listrik. Journal of Applied Management Research, 2(1), 11-20.

Naibaho, H. M., & Susanty, A. (2016). Analisis Penyebab Produk Cacat Pada Bagian Foundry dengan Metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA). Semarang: Universitas Diponegoro.

Putra, M. F. (2019). Perhitungan Nilai Overall Equipment Efectiveness (OEE) Mesin Printing Amplas Kertas. Jurnal Optimasi Teknik Industri, 1(2), 1-5.

Rifa, F. E. (2018). Optimalisasi Penerapan Total Productive Maintenance (TPM) Untuk Mengurangi Six Big Losses Pada Mesin Numbering di Seksi Assembly Engine. Jakarta: Universitas Pancasila.

Sudrajat. A. (2011). Manajemen Pemeliharaan Mesin-Mesin Produksi. Medan: Universitas Sumater Utara.

Suherman, A., Jutika, B., & Cahyana. (2018). Pengendalian Kualitas dengan Menggunakan Metode Effect and Analysis (FMEA) dan Pendekatan Kaizen Untuk Mengurangi Jumlah Kecacatan dan Penyebabnya. Jakarta: Universitas Muhammadiyah Jakarta.

Wijayanti, D. N., Sukwika, T., & Ramli, S. (2022). Analisis Insiden Fatality Akibat Covid-19 Menggunakan Metode 5 Why, SCAT, BowTie, dan Interpretive Structural Model (ISM). Jurnal Migasian, 6(1), 84-92.

Published

2022-12-30

Issue

Section

Articles