Work-Life Balance sebagai Determinan Turnover Intention Karyawan Generasi Z

https://doi.org/10.36441/mae.v9i1.3567

Authors

  • Viola Kencana Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah
  • Erina Ayu Salsabilla Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung
  • Citra Aprillia Ningrum Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung
  • Rafika Meilia Sari Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis Work-Life Balance (WLB) terhadap turnover intention pada karyawan Generasi Z dengan menyoroti kesenjangan penelitian berupa inkonsistensi temuan sebelumnya serta belum terintegrasinya variabel mediasi. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan Systematic Literature Review (SLR) terhadap 16 artikel ilmiah yang terindeks Garuda, DOAJ, dan SINTA dalam rentang tahun 2022–2026. Hasil menunjukkan bahwa WLB berpengaruh negatif terhadap turnover intention, di mana peningkatan WLB menurunkan keinginan keluar melalui peningkatan kesejahteraan psikologis, kepuasan kerja, dan keterikatan karyawan serta penurunan stres kerja. Namun, pengaruh tersebut bersifat kontekstual karena dipengaruhi oleh faktor karakteristik individu maupun pekerjaan. Oleh karena itu, organisasi perlu mengintegrasikan kebijakan kerja fleksibel, pengelolaan beban kerja yang proporsional, serta dukungan kesehatan mental sebagai strategi retensi yang komprehensif, karena WLB tidak dapat berdiri sendiri melainkan harus disinergikan dengan faktor psikososial lainnya untuk menekan turnover intention pada Generasi Z.

Published

2026-06-16