Evaluasi Beban Kerja dengan Metode Work Load Analysis pada PT. Sucofindo Cabang Makassar
Abstract
Penelitian ini bertujuan mengevaluasi berapa banyak beban kerja yang di alami karyawan disetiap divisi, menentukan jumlah karyawan yang optimal pada setiap divisi kerja berdasarkan metode Workload Analysis (WLA) dan memberikan rekomendasi untuk mengurangi beban kerja karyawan pada PT. Sucofindo Cabang Makassar. Metode penelitian yang digunakan bersifat kuantitatif dengan pendekatan work sampling, serta melalui tahapan uji keseragaman data, uji kecukupan data penilaian kinerja (performance rating), penambahan waktu istirahat (allowance), dan perhitungan beban kerja menggunakan metode Workload Analysis (WLA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebutuhan tenaga kerja pada setiap divisi berada pada kondisi yang relatif optimal. Analisis beban kerja menunjukkan adanya variasi tingkat pemanfaatan tenaga kerja antar divisi, sehingga diperlukan penyesuaian dalam distribusi tenaga kerja agar beban kerja dapat lebih seimbang. Penyesuaian jumlah tenaga kerja tersebut, beban kerja karyawan di laboratorium kalibrasi dapat di optimalkan.Published
2026-06-16
Issue
Section
Artikel
Copyright & Licensing
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional. that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).








