Peran Pokdarwis Dalam Pengelolaan Media Sosial Sebagai Upaya Pemasaran Digital Desa Wisata Di Kabupaten Cirebon
Abstract
Pemasaran digital melalui media sosial berperan penting dalam mendukung promosi dan daya tarik desa wisata berbasis masyarakat. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dalam pengelolaan media sosial sebagai upaya pemasaran digital desa wisata di Kabupaten Cirebon. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara mendalam, observasi, dokumentasi, serta instrumen pemetaan awal pada 20 desa wisata binaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial telah dimanfaatkan oleh Pokdarwis, namun pengelolaannya belum optimal dan masih berfungsi sebagai media informasi, belum sebagai strategi pemasaran digital. Pengelolaan yang lebih efektif ditemukan pada desa wisata yang memiliki pembagian peran dan tim pengelola, sehingga promosi digital lebih konsisten. Sebaliknya, desa wisata tanpa struktur pengelolaan yang jelas menghadapi kendala berupa ketidakkonsistenan promosi, keterbatasan sumber daya manusia, dan ketidakjelasan kepemilikan akun media sosial. Penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan pemasaran digital desa wisata ditentukan oleh peran dan kapasitas kelembagaan Pokdarwis.Published
2026-01-13
Issue
Section
Artikel
Copyright & Licensing
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional. that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).








