EFEKTIFITAS TAWAS DARI MINUMAN KALENG BEKAS SEBAGAI KOAGULAN UNTUK PENJERNIH AIR

Laila Febrina, Ardhila Zilda

Abstrak


Persediaan air bersih di Indonesia semakin terbatas, dimana sumber air untuk memenuhi kebutuhan hidup masyarakat pada saat ini sebagian besar sudah tercemar karena kegiatan manusia itu sendiri. Berdasarkan hal tersebut dirasa perlu melakukan pengolahan air lebih lanjut guna mendapatkan supply air bersih. Dalam pengolahan air bersih salah satunya dilakukan proses koagulasi yang menggunakan koagulan tawas  sebagai proses penjernihan air. Ada banyak koagulan yang dapat digunakan antara lain tawas atau aluminium sulfat. Pada penelitian ini dilakukan penelitian pembuatan koagulan dari kaleng bekas. Unsur aluminium yang terdapat pada kaleng bekas tersebut yang dimanfaatkan untuk pembuatan tawas. Pengamatan dilakukan terhadap hasil tawas dari kaleng bekas dengan mengetahui rendemen tawas yang dihasilkan dari kaleng bekas, efektifitas tawas dari kaleng bekas, dan hasil parameter kekeruhannya terhadap air yang diuji dengan skala laboratorium menggunakan jartest. Variasi dosis larutan induk tawas yang terbuat dari limbah kaleng bekas dengan dosis 15, 20, 25, 30, 35, dan 40 ppm Setelah itu dicari efektivitas tawas yang terbuat dari limbah kaleng dengan  membandingkan parameter kekeruhan terhadap  Permenkes No. 492/MenKes/Per/IX/2010. 


Kata Kunci


Tawas; Koagulan; Penjernih Air

Teks Lengkap:

PDF


DOI:

https://doi.org/10.36441/seoi.v1i1.610

Article Metrics

Abstrak views : 310 times
PDF views : 445 times

Dimension Citation Metrics

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Copyright (c) 2022 Sustainable Environmental and Optimizing Industry Journal

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Sustainable Environmental and Optimizing Industry Journal Terindeks di:

 width= width= width=

 

 

Lisensi Creative Commons Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.

 

View My Stats