KEPASTIAN PERLINDUNGAN HUKUM KESENIAN TRADISIONAL SEBAGAI EKSPRESI BUDAYA TRADISIONAL DALAM MENUNJANG KEPARIWISATAAN INDONESIA

Liza Marina, Dessy Sunarsi

Abstract


Abstraks

Pasal 38 Undang-Undang No. 28 Tahun 2014 menyatakan bahwa hak cipta atas Ekspresi Budaya Tradisional dipegang oleh Negara. Negara wajib menginventarisasi, menjaga dan memelihara Ekspresi Budaya Tradisional. Penggunaan Ekspresi Budaya Tradisional harus memperhatikan nilai-nilai yang hidup dalam masyarakat pengembannya. Dalam Pasal 38 ayat (4) menyatakan bahwa ketentuan lebih lanjut mengenai Hak Cipta yang dipegang oleh Negara atas ekspresi budaya tradisional diatur dengan Peraturan Pemerintah, akan tetapi hak cipta terkait ekspresi budaya tradisional yang depagang oleh negara belum ada Peraturan Pemerintah nya. Berdasarkan perumusan ketentuan Pasal 38 tersebut tidak mencakup perlindungan terhadap hak cipta pengetahuan tradisional masyarakat adat, padahal dalam pencatatan dan pendataan terhadap EBT seringkali harus berdampingan dengan Pengetahuan Tradisional, tentang sejarah dan proses lahirnya budaya cipta kesenian tradisional. Perlindungan hukum merupakan suatu hal yang melindungi subyek-subyek hukum melalui peraturan perundang-undangan yang berlaku dan dipaksakan  pelaksanaannya  dengan   suatu sanksi. Salah  satu  sifat  dan  sekaligus  merupakan  tujuan  dari  hukum  adalah memberikan perlindungan (pengayoman) kepada masyarakat. Oleh karena itu, perlindungan hukum terhadap masyarakat tersebut harus diwujudkan dalam  bentuk  adanya  kepastian hukum. Indonesia sebagai Negara kepulauan, memiliki keanekaragaman seni dan budaya yang sangat kaya. Hal itu sejalan dengan keanekaragaman etnik, suku bangsa dan agama yang secara keseluruhan merupakan potensi nasional yang perlu dilindungi. Kekayaan kesenian tradisional merupakan salah satu sumber dari karya intelektual yang dapat dan perlu dilindungi oleh undang-undang. Saat ini belum ada kepastian hukum terhadap perlindungan  Ekspresi Budaya Tradisional Indonesia, mengingat regulasi masih memasukkan dalam Undang-Undang Hak Cipta. Perlu diatur secara tersendiri regulasi Ekspresi Budaya Tradisional secara khusus yang diikuti dengan Peraturan Pemerintahnya beserta sanksi yang tegas atas pelanggarannya, guna perlindungan hukum terhadap warisan budaya bangsa kesenian tradisional Indonesia.

 

Kata Kunci : kepastian hukum, perlindungan hukum, kesenian tradisional, ekspresi budaya tradisional. 

 

Abstract

Article 38 of Act No. 28 of 2014 states that the copyright to the Expression of Traditional Culture is held by the State. The state must inventory, maintain and maintain traditional cultural expressions. The use of Traditional Culture Expressions must pay attention to the values that live in the community of its carrier. In Article 38 paragraph (4) states that further provisions regarding Copyright held by the State for traditional cultural expressions are regulated by Government Regulations, but copyrights are related to traditional cultural expressions that state deputies have not yet had in their Government Regulations. Based on the formulation of the provisions of Article 38 it does not cover the protection of the copyright of traditional knowledge of indigenous people, whereas in the recording and data collection of EBT often must co-exist with Traditional Knowledge, about the history and the process of the birth of traditional artistic culture. Legal protection is a matter that protects legal subjects through applicable laws and regulations and is forced to implement it with a sanction. One of the characteristics and at the same time is the purpose of the law is to provide protection (protection) to the community. Therefore, legal protection for these communities must be realized in the form of legal certainty. Indonesia as an archipelago, has a very rich diversity of arts and cultures. This is in line with the diversity of ethnicity, ethnicity and religion as a whole is a national potential that needs to be protected. The wealth of traditional arts is one source of intellectual work that can and needs to be protected by law. At present there is no legal certainty regarding the protection of Indonesian Traditional Culture Expressions, considering that regulations still include in the Copyright Act. It is necessary to regulate the regulation of Traditional Culture Expressions in particular which is followed by Government Regulations along with strict sanctions for violations, in order to protect the law against the national cultural heritage of Indonesian traditional arts.

 

Keyword : Law certitude, legal protection, traditional arts, traditional culture expressions. 


Full Text:

27 - 35

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


e -ISSN : 2620-9322
Jurnal Industri Pariwisata
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat