SOSIALISASI TEKNOLOGI PRODUKSI BIOGAS TERINTEGRASI DI AGROWISATA BANGKA BOTANICAL GARDEN (BBG) PANGKAL PINANG

Julfi Restu Amelia

Abstract


ABSTRAK

Bangka Botanical Garden atau BBG merupakan salah satu icon agrowisata favorit di Bangka Belitung. Salah satu agrowisata yang terdapat di BBG yakni peternakan sapi. Peternakan sapi selain menghasilkan susu sebagai produk utama, juga menghasilkan hasil samping berupa feses dan urine, namun pemanfaatan hasil samping tersebut belum optimal. Oleh karena itu, perlu adanya suatu teknologi untuk memaksimalkan manfaat dalam kawasan Usahatani Terpadu tersebut, salah satunya dengan menerapkan teknologi biogas terintegerasi berupa penerapan usaha tani terpadu melalui pendekatan low external input antara ternak sapi dan tanaman. Tujuan dari kegiatan ini yakni melakukan sosialisasi dan meningkatkan pemahaman karyawan BBG tentang teknologi biogas terintegrasi, di kawasan agrowisata BBG yang bertujuan dalam mendukung konsep agrowisata berkelanjutan. Metode kegiatan terdiri dari 3 tahap, yakni mengumpulkan data/fakta/informasi, melakukan sosialisasi teknologi peternakan sapi terintegrasi, dan melakukan evaluasi kegiatanHasil sosialisasi menujukkan bahwa setelah mengikuti sosialisasi, peserta sosialisasi memiliki peningkatan pemahaman terhadap pengolahan limbah menjadi pupuk kompos, liquid fertilizer, biogas, dan lainnya. Peserta juga  memiliki peningkatan pemahaman dalam teknologi produksi biogas terintegrasi serta memiliki peningkatan  keinginan untuk mempelajari lebih lanjut mengenai teknologi produksi biogas terintegrasi dan pemanfaatan dari teknologi tersebut.  Hasil sosialisasi juga menujukkan bahwa peserta menginginkan adanya sosialisasi agar dilaksanakan secara berkelanjutan dengan diadakannya pelatihan secara terpadu agar peserta dapat lebih memahami konsep teknologi produksi biogas terintegrasi.

Kata kunci: Bangka Botanical Garden, Agrowisata, Biogas, Teknologi Terintegerasi, Peternakan Sapi

 

ABSTRACT

Bangka Botanical Garden (BBG) is one of the favorite agro tourism icons in Bangka Belitung One of the agro-tourism found in BBG is cattle farming. Cattle farms produce milk as the main product, also produces by-products in the form of feces and urine, but the utilization of these by-products is not optimal. Therefore, a technology to maximize the benefits in the Integrated Farming Area needs to be done, one of them is by implementing integrated biogas technology in the form of integrated farming practices through the low external input approach between cattle and plants. The purpose of this activity was to disseminate and increase understanding of BBG employees about integrated biogas technology in the BBG agro-tourism area to support the concept of sustainable agro-tourism. The method of carrying out activities consists of 3 stages, namely collecting data / facts / information, conducting socialization of integrated cattle breeding technology, and evaluating activities. The results of the socialization showed that after participating in the socialization, participants of the socialization had an increased understanding of processing waste into compost, liquid fertilizer, biogas, and others. Participants also have increased understanding of integrated biogas production technology and have an increased desire to learn more about integrated biogas production technology and the utilization of these technologies. The results of the socialization also showed that participants wanted socialization to be carried out sustainably by holding integrated training so that participants could better understand the concept of integrated biogas production technology.

Keywords: Bangka Botanical Garden, Agro Tourism, Biogas, Integrated Technology, Cattle Farming



Full Text:

43 - 52


DOI: http://dx.doi.org/10.36441/kewirausahaan.v2i1.268

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


e-ISSN : 2620-942X
Jurnal Industri Kreatif dan Kewirausahaan
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat